DKPP Banjar Gelar Bimtek Olahan Pangan Berbasis Bahan Lokal di Desa Keliling Benteng Ilir

Sungai Tabuk, InfoPublik — Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Olahan Pangan Berbasis Bahan Lokal Tahun 2026, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Keliling Benteng Ilir, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, ini diikuti oleh kelompok pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Keliling Benteng Ilir.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar yang dalam hal ini diwakili oleh Plt. Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Nurhidayah.

Dalam sambutannya, Nurhidayah menyampaikan bahwa kegiatan bimtek ini merupakan salah satu upaya DKPP Kabupaten Banjar dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para peserta dapat meningkatkan keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang beragam, bergizi, aman, dan memiliki nilai ekonomi. Bahan pangan yang tersedia di sekitar kita dapat dikembangkan menjadi berbagai produk olahan yang menarik dan bernilai jual,” ujar Nurhidayah.

Bimtek tersebut menghadirkan narasumber dari praktisi di bidang kuliner Susi. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti praktik secara langsung sehingga dapat memahami tahapan pengolahan pangan dengan lebih mudah.

Pada kesempatan tersebut, praktik pengolahan pangan menggunakan labu kuning sebagai bahan dasar yang diolah menjadi kue bolu. Pemanfaatan labu kuning diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif diversifikasi pangan sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk mengembangkan produk olahan berbasis bahan pangan lokal.

Sementara itu, Kepala Desa Keliling Benteng Ilir menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bimtek memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok UMKM, karena dapat menambah wawasan dan keterampilan dalam mengembangkan usaha berbasis potensi pangan lokal.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan DKPP Kabupaten Banjar ini. Semoga ilmu dan keterampilan yang diperoleh para peserta dapat diterapkan dan dikembangkan sehingga dapat membantu meningkatkan kreativitas serta pendapatan pelaku UMKM di desa,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Bimbingan Teknis Olahan Pangan Berbasis Bahan Lokal Tahun 2026 ini, DKPP Kabupaten Banjar berharap masyarakat semakin kreatif dalam memanfaatkan potensi pangan lokal. Selain mendukung penganekaragaman konsumsi pangan, pengembangan produk olahan lokal juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan nilai ekonomi bahan pangan yang tersedia di daerah.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif, ditandai dengan keaktifan peserta mengikuti materi serta praktik pembuatan kue bolu berbahan dasar labu kuning.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, DKPP Kabupaten Banjar berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat terus dikembangkan dan diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Pemanfaatan bahan pangan lokal diharapkan tidak hanya mendukung penganekaragaman konsumsi pangan, tetapi juga mampu menciptakan produk olahan yang inovatif, bernilai jual, dan memberikan manfaat bagi peningkatan perekonomian masyarakat.


Komentar