Pastikan Tepat Sasaran, Kecamatan Beruntung Baru Perkuat Pendampingan RS-RTLH
Martapura – Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru terus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH).
Camat Beruntung Baru yang diwakili Kasi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Khairil Anwar, didampingi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Beruntung Baru Norhadie, menghadiri Sosialisasi Penyaluran Bantuan Sosial RS-RTLH yang diselenggarakan Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar di Aula Dinas Sosial Kabupaten Banjar, Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para camat, TKSK, aparat desa, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam program penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman mengenai mekanisme penyaluran bantuan sosial RS-RTLH, mulai dari persyaratan penerima, proses verifikasi dan validasi data, tahapan pelaksanaan, hingga peran pemerintah kecamatan dan desa dalam pendampingan calon penerima manfaat.
Program RS-RTLH merupakan salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat kurang mampu memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan sehat. Selain memperbaiki kualitas tempat tinggal, program ini diharapkan turut meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat serta mendukung upaya penanggulangan kemiskinan.
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar Hj. Erny Wahdini menyampaikan bahwa keberhasilan program RS-RTLH sangat bergantung pada validitas data dan sinergi seluruh pihak yang terlibat.
“Program bantuan sosial RS-RTLH merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Proses verifikasi dan validasi data harus dilakukan secara cermat agar bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat optimal bagi penerima serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banjar,” jelasnya.
Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, TKSK dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Bagi Kecamatan Beruntung Baru, keikutsertaan dalam sosialisasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman sekaligus koordinasi dalam mendukung pelaksanaan program RS-RTLH di wilayah kecamatan.
Khairil Anwar mengatakan pihaknya siap mendukung pelaksanaan program, terutama dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan pendamping sosial serta membantu memastikan informasi mengenai program dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
“Melalui sosialisasi ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih jelas mengenai mekanisme dan ketentuan program RS-RTLH. Kecamatan siap mendukung koordinasi bersama pemerintah desa dan TKSK agar pelaksanaannya dapat berjalan tertib dan tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, TKSK Kecamatan Beruntung Baru Norhadie turut berperan dalam mendukung pendampingan sosial di lapangan. TKSK menjadi salah satu unsur yang membantu menjembatani komunikasi antara Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat, khususnya dalam penyampaian informasi program kepada calon penerima manfaat.
Dalam pendampingannya, Norhadie membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai persyaratan dan tahapan bantuan, sekaligus menyampaikan informasi maupun kondisi calon penerima manfaat di lapangan kepada pihak terkait sebagai bagian dari proses verifikasi dan validasi.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat serta membantu mengidentifikasi kendala yang muncul selama proses pelaksanaan program, sehingga penyaluran bantuan dapat berlangsung secara tertib dan sesuai sasaran.
Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru berharap program RS-RTLH dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Melalui sinergi pemerintah daerah, kecamatan, desa, TKSK, dan seluruh pemangku kepentingan, pelaksanaan program RS-RTLH diharapkan semakin tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Banjar.
(IP Beruntung Baru/ Brigade Informasi RA)
