Orangtua Murid SDN Sungai Kupang Kompak Bersihkan Sisa Panen, Cegah Potensi Bahaya Api
GAMBUT, InfoPublik - Semangat gotong royong terlihat dalam kegiatan kebersihan lingkungan yang dilaksanakan warga SDN Sungai Kupang bersama orangtua murid. Kegiatan tersebut menyasar area sawah di sekitar sekolah, khususnya lokasi yang masih terdapat sisa-sisa panen. (26/9/2026)
Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta orangtua atau wali murid turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka bersama-sama membersihkan sisa tanaman, jerami, daun kering, rumput, dan material lain yang berpotensi mudah terbakar ketika kondisi lingkungan panas dan kering.
Kegiatan dilaksanakan setelah aktivitas panen di lingkungan sawah selesai. Pembersihan dilakukan sebagai langkah sederhana untuk mengurangi penumpukan material kering yang dapat menjadi sumber bahaya api sekaligus menjaga lingkungan sekitar sekolah tetap bersih dan tertata.
Dengan menggunakan peralatan kebersihan yang tersedia, para orangtua murid tampak antusias mengumpulkan dan merapikan sisa-sisa panen. Guru dan warga sekolah turut membantu sehingga kegiatan berlangsung secara bersama-sama dalam suasana penuh kebersamaan.
Kepala SDN Sungai Kupang, Lusia Beti Sumarni, S.TP., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para orangtua murid. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme orang tua yang ikut turun langsung membersihkan lingkungan sawah sekolah. Kegiatan ini bukan hanya membuat lingkungan lebih bersih, tetapi juga menjadi langkah bersama untuk mengantisipasi potensi bahaya api,” ungkapnya.
Bagi peserta didik, kegiatan tersebut menjadi pengalaman nyata dalam menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan keamanan lingkungan. Mereka dapat melihat secara langsung pentingnya kerja sama antara sekolah dan orangtua dalam menjaga lingkungan, sekaligus memahami pentingnya tidak membiarkan jerami, daun kering, dan sisa tanaman menumpuk.
Kegiatan gotong royong berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekompakan. Kolaborasi warga SDN Sungai Kupang bersama orangtua murid diharapkan terus memperkuat budaya gotong royong sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, tertata, dan aman dari potensi bahaya kebakaran.
