Desa Sungai Batang Ilir Ikuti Penilaian Lomba Bebas Jumantik, Perkuat Gerakan Cegah DBD
Pemerintah
Desa Sungai Batang Ilir, Kecamatan Martapura Barat, mengikuti kegiatan
Penilaian Lomba Bebas Jumantik yang dilaksanakan pada Kamis (24/9/2026)
Kegiatan
tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam
menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah berkembangnya nyamuk Aedes
aegypti yang menjadi salah satu penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Penilaian di Desa Sungai Batang Ilir turut dihadiri Camat Martapura Barat Ahmad
Rabani, Pembakal Sungai Batang Ilir Zulkifli, jajaran aparat desa, serta Tim
Penggerak PKK Desa Sungai Batang Ilir.
Dalam
kegiatan tersebut, tim penilai melihat berbagai aspek yang berkaitan dengan
pelaksanaan gerakan bebas jentik di lingkungan masyarakat. Selain kondisi
kebersihan lingkungan, keberadaan kader Jumantik dan keterlibatan masyarakat
juga menjadi bagian penting dalam mendukung program pencegahan DBD.
Pembakal Sungai Batang Ilir, Zulkifli, menyampaikan bahwa kegiatan penilaian
lomba bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk
meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Menurutnya,
pemberantasan sarang nyamuk harus dilakukan secara bersama-sama dan
berkelanjutan. Masyarakat diharapkan tidak hanya melakukan pembersihan ketika
ada kegiatan penilaian, tetapi menjadikannya sebagai kebiasaan dalam kehidupan
sehari-hari.
Zulkifli
berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa
Sungai Batang Ilir, khususnya dalam meningkatkan pola hidup bersih dan sehat.
“Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Dengan lingkungan yang
bersih dan bebas dari jentik nyamuk, tentunya kesehatan masyarakat juga lebih
terjaga,” katanya.
Sementara itu, Camat Martapura Barat Ahmad Rabani turut memberikan perhatian
terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan pemerintah kecamatan
diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah desa, PKK, kader
Jumantik, tenaga kesehatan dan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit yang
ditularkan melalui nyamuk.
Kegiatan
Penilaian Lomba Bebas Jumantik di Desa Sungai Batang Ilir sekaligus menjadi
pengingat bahwa pencegahan DBD tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah
maupun petugas kesehatan. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan, terutama
melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat
penampungan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang yang
berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Dengan
adanya kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Sungai Batang Ilir berharap semangat
menjaga kebersihan lingkungan dapat terus dipertahankan setelah kegiatan
penilaian selesai.
