Hari Kelima Monev Dapodik PAUD 2026, Disdik Banjar Pastikan Data Satuan Pendidikan Akurat
MARTAPURA, InfoPublik - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan PAUD, PNF/Kesetaraan kembali melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) PAUD Tahun 2026 di Kecamatan Martapura, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut memasuki hari kelima pelaksanaan dengan fokus pada ketepatan dan kelengkapan data satuan pendidikan.
Tim Monev Bidang PAUD turut didampingi Pengawas TK Rahmadi, S.Pd., Makhrita Iriani, S.Pd., dan Karni Hanani, S.Pd., serta Penilik PAUD Dra. Mustainah. Kehadiran pengawas dan penilik menjadi bagian penting dalam proses monitoring, pendampingan, sekaligus verifikasi data pada satuan PAUD di wilayah Kecamatan Martapura.
Pada pelaksanaan hari kelima, monitoring mencakup sejumlah komponen Dapodik, mulai dari profil satuan pendidikan, data peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), hingga sarana dan prasarana. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan data yang tercantum dalam sistem sesuai dengan kondisi riil di masing-masing satuan pendidikan.
Pengawas TK Karni Hanani, S.Pd., menekankan pentingnya ketelitian dalam proses pemutakhiran data. Menurutnya, data yang akurat menjadi salah satu dasar penting dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan berbagai program pendidikan.
"Kami berharap satuan PAUD dapat melakukan pemutakhiran Dapodik secara teliti dan berkala. Data yang diinput harus sesuai dengan kondisi riil di satuan pendidikan, karena data tersebut menjadi bagian penting dalam perencanaan dan pelaksanaan program pendidikan," ujar Karni Hanani.
Pendampingan dari Pengawas TK dan Penilik PAUD juga diarahkan untuk membantu satuan pendidikan mengidentifikasi data yang masih perlu diperbaiki maupun dilengkapi. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas data pendidikan yang tersaji dalam sistem Dapodik.
Kegiatan Monev Pemutakhiran Dapodik PAUD Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar dalam mendorong tersedianya data pendidikan yang lengkap, tepat, dan valid. Data yang semakin berkualitas diharapkan dapat mendukung penyusunan perencanaan serta kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.
