MKKS SMP Kabupaten Banjar Perkuat Sinergi dan Kualitas Pengelolaan Pendidikan
ASTAMBUL, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Banjar melaksanakan pertemuan MKKS di SMP Negeri 3 Astambul, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah koordinasi sekaligus penyampaian berbagai informasi kedinasan terkait pengelolaan pendidikan jenjang SMP.
Pertemuan menjadi ruang koordinasi untuk menyampaikan berbagai informasi kedinasan, mengevaluasi pelaksanaan program, sekaligus menyamakan pemahaman terhadap kebijakan pendidikan. Sejumlah agenda yang dibahas meliputi pengelolaan BOS, SPMB, beasiswa, Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS), supervisi akademik, Dapodik, Apresiasi GTK hingga persiapan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI).
Sebagai tuan rumah, SMP Negeri 3 Astambul turut memperkenalkan perkembangan sekolah yang sebelumnya merupakan sekolah kecil. Sekolah tersebut kemudian direlokasi pada 2010 dengan dukungan bantuan dari Australia hingga berkembang dengan kondisi sarana dan lingkungan sekolah seperti saat ini. Ketua MKKS SMP Kabupaten Banjar Yatim Dwi Margono, M.Pd., juga menyampaikan apresiasi atas sambutan dan pelayanan yang diberikan pihak sekolah.
Dalam pengelolaan anggaran, sekolah diminta memastikan perencanaan BOS dilakukan secara matang melalui koordinasi internal agar tidak terjadi perubahan anggaran secara berulang. Selain itu, disampaikan pula rencana asesmen BCKS pada Oktober 2026 yang diperuntukkan bagi 25 kepala sekolah sebagai bagian dari pemetaan.
“Untuk BOS, kami berharap sekolah-sekolah mengadakan rapat agar perencanaannya benar-benar pasti, sehingga tidak ada lagi pergeseran dalam satu bulan berkali-kali,” ujar Kasi Kurikulum dan Penilaian sekaligus Plt. Kasi PTK PSMP Disdik Banjar Herlina, S.Pd., M.Pd.
Pembahasan lainnya mencakup pelaporan SPMB, pendataan penerima beasiswa, serta persiapan FTBI yang dijadwalkan pada 30 September 2026 di SMP Negeri 2 Martapura. Pengawas juga mengingatkan agar supervisi akademik tidak berhenti pada pemeriksaan administrasi, tetapi mampu memastikan perangkat pembelajaran benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Sekolah turut diminta mencermati kembali data guru pada Dapodik, khususnya GTK penerima sertifikasi.
Penguatan mutu pendidikan juga menjadi perhatian Kabid Pembinaan SMP Disdik Banjar Ajidin Nor, S.Pd., M.Pd. Ia mengapresiasi kolaborasi kepala sekolah yang telah mendukung berbagai prestasi SMP serta peningkatan capaian Rapor Pendidikan dan SPM. Kondisi bencana, seperti banjir maupun kabut asap akibat kemarau panjang, juga diharapkan dapat menjadi momentum pembelajaran karakter bagi peserta didik, dengan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dapat disesuaikan apabila kondisi sekolah terdampak.
