Perkuat Pembelajaran dan Karakter Siswa, Disdik Banjar Gelar Workshop Kokurikuler P5

MARTAPURA, InfoPublik - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan SD menggelar Workshop Penguatan dan Implementasi Kokurikuler P5 Sekolah Dasar Tahun 2026 di Aula KH. Kasyful Anwar, Martapura, pada 21-23 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 373 guru SD se-Kabupaten Banjar yang terbagi dalam tiga hari pelaksanaan.

Workshop dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, yang diwakili oleh Sekretaris Disdik Banjar, Tisnohadi Harimurti. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan kegiatan kokurikuler yang mendukung pembentukan karakter serta memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.

Tisnohadi menekankan bahwa perkembangan kebijakan pendidikan menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan kesiapan dalam melaksanakan pembelajaran. Guru tidak hanya berperan mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, kreativitas, kemampuan berkolaborasi, serta kepedulian peserta didik terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat.

“Melalui kegiatan workshop ini, saya berharap Bapak dan Ibu Guru dapat memperkuat pemahaman tentang kokurikuler dan implementasi P5, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, asesmen, dokumentasi, hingga evaluasi. Kegiatan kokurikuler hendaknya dirancang secara kontekstual dengan memanfaatkan potensi lingkungan, budaya, dan kearifan lokal Kabupaten Banjar, serta disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik,” ujar Tisnohadi.

Peserta juga diarahkan agar workshop tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi menghasilkan rencana dan praktik yang dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing. Kolaborasi antara guru, kepala sekolah, pengawas, dan Dinas Pendidikan dinilai penting untuk memastikan implementasi kokurikuler berjalan terarah dan berkelanjutan.

“Kepada seluruh peserta, saya berharap dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mengembangkan gagasan-gagasan inovatif yang dapat diimplementasikan di satuan pendidikan,” lanjutnya.

Workshop tersebut diharapkan memperkuat kesiapan 373 guru SD dalam mengembangkan kegiatan kokurikuler yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan lingkungan sekolah. Hasil kegiatan juga diharapkan dapat diterapkan secara nyata untuk mendukung pembentukan karakter serta menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik di Kabupaten Banjar.


Komentar