DKPP Banjar Dorong UMKM Jambu Burung Kembangkan Pangan Lokal Bernilai Ekonomi

Beruntung Baru — Potensi pangan lokal di desa terus didorong agar tidak hanya menjadi bahan konsumsi, tetapi juga dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dan membuka peluang usaha bagi masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis Olahan Pangan Berbasis Bahan Lokal Tahun 2026 yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar di Desa Jambu Burung, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan tersebut dibuka Kepala DKPP Kabupaten Banjar Sipliansyah Hartani dan diikuti kelompok UMKM Desa Jambu Burung.

Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru turut berperan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan dengan memfasilitasi koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Banjar, Pemerintah Desa Jambu Burung, dan masyarakat. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya kecamatan dalam mendorong program pemberdayaan masyarakat agar dapat berjalan di tingkat desa dan memberikan manfaat bagi pengembangan potensi ekonomi lokal.

Dalam sambutannya, Sipliansyah Hartani mengatakan bimbingan teknis tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

“Potensi pangan yang ada di desa sangat besar dan apabila dikelola dengan baik dapat menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong peserta agar tidak berhenti setelah mengikuti pelatihan, tetapi terus mengembangkan produk dari sisi cita rasa, kualitas, kemasan, hingga pemasaran sehingga memiliki peluang untuk menjadi produk unggulan Desa Jambu Burung.

Kepala Desa Jambu Burung Syahwani menyampaikan apresiasi kepada DKPP Kabupaten Banjar yang telah memberikan pembinaan kepada masyarakat desanya. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha UMKM.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar yang telah memberikan pembinaan kepada masyarakat Desa Jambu Burung. Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat diterapkan dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat serta meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” ungkapnya.

Bimbingan teknis menghadirkan praktisi bidang kuliner Siti Mardiah sebagai narasumber. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti praktik langsung pengolahan berbagai bahan pangan lokal.

Sejumlah produk yang dipraktikkan antara lain keripik pisang manis, keripik pisang krispi, keripik singkong, dan dendeng daun singkong. Peserta diberikan pengetahuan mengenai pemilihan bahan, tahapan pengolahan, hingga menghasilkan produk yang memiliki cita rasa dan nilai jual.

Keterlibatan Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru dalam kegiatan ini menjadi bagian dari fungsi koordinasi dan fasilitasi pemerintahan di wilayah, khususnya dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan pemerintah daerah bersama pemerintah desa. Kecamatan juga mendorong agar hasil pembinaan dapat diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat di tingkat desa.

Melalui sinergi DKPP Kabupaten Banjar, Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru, Pemerintah Desa Jambu Burung, dan kelompok UMKM, potensi bahan pangan lokal diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi produk olahan yang kreatif, berkualitas, dan memiliki nilai ekonomi.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam mendorong penganekaragaman konsumsi pangan serta meningkatkan keterampilan masyarakat agar potensi yang tersedia di desa dapat memberikan manfaat lebih luas bagi pengembangan usaha dan perekonomian masyarakat.

(IP Beruntung Baru Brigade Informasi RA)


Komentar