Tim Efektif SAPA ATS BANJAR Laksanakan Workshop dan Praktik Pengelolaan Data ATS
MARTAPURA, InfoPublik - Dalam rangka memperkuat pelaksanaan Aksi Perubahan SAPA ATS BANJAR (Sinergi Aksi Penanganan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Banjar), Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan PAUD dan PNF/Kesetaraan, Tim Efektif melaksanakan Workshop dan Praktik Pengelolaan Data Anak Tidak Sekolah (ATS) pada Senin, 21 September 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.
Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan aksi perubahan yang digagas oleh Reformer, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF/Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Arliza Mayasari, S.E., M.M. Workshop dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan Tim Efektif dalam mengelola data ATS, sekaligus membangun kesamaan pemahaman dalam proses verifikasi, pemetaan, dan pemanfaatan data untuk mendukung penanganan ATS.
Dalam arahannya, Reformer menekankan bahwa data ATS tidak cukup hanya dikumpulkan, tetapi harus dikelola secara cermat, diverifikasi, dan dianalisis agar dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi anak tidak sekolah di Kabupaten Banjar. Data tersebut selanjutnya perlu dikaitkan dengan penyebab, kebutuhan layanan, rujukan, serta tindak lanjut penanganan, sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara lebih terarah dan tepat sasaran.
“Data menjadi titik awal dalam penanganan ATS. Karena itu, data harus dipastikan valid, terverifikasi, dan dapat ditindaklanjuti. Kita perlu mengetahui bukan hanya siapa dan di mana anak tidak sekolah, tetapi juga apa penyebabnya, apa kebutuhannya, serta layanan apa yang dapat diberikan,” ujar Arliza Mayasari.
Workshop dan praktik pengelolaan data dilakukan secara langsung oleh Tim Efektif dengan memanfaatkan data ATS yang tersedia. Peserta diarahkan untuk memahami tahapan pengelolaan data mulai dari identifikasi dan verifikasi data, pengelompokan berdasarkan kondisi dan penyebab, pemetaan kebutuhan layanan pendidikan, hingga penyiapan informasi yang diperlukan untuk proses rujukan dan tindak lanjut.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi internal Tim Efektif. Dengan adanya pemahaman dan pola kerja yang sama, diharapkan pengelolaan data ATS tidak berjalan secara terpisah, tetapi menjadi bagian dari suatu alur penanganan yang saling terhubung, mulai dari data, verifikasi, pemetaan penyebab dan kebutuhan, rujukan, layanan, tindak lanjut, hingga monitoring dan evaluasi.
Aksi Perubahan SAPA ATS BANJAR diarahkan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam penanganan ATS melalui pengelolaan data yang lebih terstruktur, mekanisme koordinasi dan rujukan yang jelas, serta pemantauan tindak lanjut secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat peran berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan ATS, baik di lingkungan pemerintah daerah maupun melalui jejaring layanan pendidikan dan mitra terkait.
Pelaksanaan workshop ini sekaligus menjadi bagian dari tahapan pelaksanaan Aksi Perubahan SAPA ATS BANJAR, setelah sebelumnya Tim Efektif dibentuk dan ditetapkan serta melaksanakan rapat koordinasi untuk menyusun rencana kerja dan pembagian tugas. Selanjutnya, hasil dari pengelolaan dan pemetaan data akan menjadi bahan dalam Lokakarya Penyusunan Alur Koordinasi dan Rujukan ATS serta Penyusunan Instrumen Monitoring dan Tindak Lanjut ATS yang dijadwalkan pada 24 September 2026.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SAPA ATS BANJAR diharapkan tidak hanya menghasilkan data ATS yang lebih tertata, tetapi juga membangun mekanisme kerja bersama yang memungkinkan setiap data ATS dapat ditindaklanjuti sesuai kondisi, penyebab, dan kebutuhan layanan pendidikan masing-masing.
Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar terus mendorong penguatan sinergi antar pemangku kepentingan agar penanganan ATS dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemenuhan hak anak untuk memperoleh pendidikan.
