Disdik Banjar Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Pemutakhiran Dapodik PAUD Tahun 2026 di Astambul dan Mataraman

BANJAR, InfoPublik - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan PAUD, PNF/Kesetaraan melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) PAUD Tahun 2026 pada satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kecamatan Astambul dan Kecamatan Mataraman, Senin (21/09).

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilaksanakan untuk memastikan pengisian dan pemutakhiran data Dapodik pada satuan PAUD berjalan dengan baik, lengkap, dan sesuai dengan kondisi riil satuan pendidikan. Kegiatan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan validitas data pendidikan sebagai dasar dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan program pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemantauan terhadap sejumlah komponen data Dapodik, meliputi kesiapan manajerial dan infrastruktur, profil dan data satuan pendidikan, data pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), data peserta didik, serta data sarana dan prasarana (sarpras).

Selain itu, monitoring juga mencakup konsistensi satuan pendidikan dalam melakukan sinkronisasi data serta identifikasi berbagai kendala atau hambatan yang dihadapi dalam proses pemutakhiran Dapodik.

Kepala Seksi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Ibu Mariatul Qibtiah, S.Pd., menyampaikan bahwa pemutakhiran Dapodik perlu dilakukan secara teliti dan berkelanjutan agar data yang tersaji benar-benar menggambarkan kondisi satuan pendidikan.

"Pemutakhiran Dapodik ini sangat penting karena data yang diinput oleh satuan pendidikan harus sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan setiap komponen data, mulai dari profil satuan pendidikan, PTK, peserta didik, hingga sarana dan prasarana, sudah terisi dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Mariatul.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu kendala yang banyak ditemukan pada satuan pendidikan adalah jaringan internet yang tidak stabil, sehingga dapat menghambat proses penginputan maupun sinkronisasi data Dapodik.

Mariatul menambahkan bahwa kendala teknis tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar proses pemutakhiran data dapat dilakukan secara optimal.

"Kami memahami bahwa di lapangan masih terdapat kendala, terutama jaringan internet yang tidak stabil. Karena itu, kami terus mendorong satuan PAUD untuk tetap melakukan pemutakhiran dan sinkronisasi secara berkala, serta berkoordinasi apabila mengalami kendala yang membutuhkan pendampingan,”jelasnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar berharap satuan PAUD di Kecamatan Astambul dan Kecamatan Mataraman dapat terus meningkatkan ketelitian dalam pengelolaan Dapodik. Data yang akurat, lengkap, dan mutakhir diharapkan dapat mendukung tersedianya informasi pendidikan yang berkualitas serta menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan dan program pendidikan di Kabupaten Banjar.


Komentar