Indeks Desa 2026: 130 Desa di Kabupaten Banjar Berstatus Mandiri
Perkembangan Pembangunan Desa di Kabupaten Banjar kembali menunjukkan capaian positif. Berdasarkan hasil pemutakhiran data Indeks Desa Tahun 2026, sebanyak 130 Desa di Kabupaten Banjar telah mencapai status Mandiri, sementara 120 Desa berstatus Maju dan 27 Desa berstatus Berkembang. Dari total 277 Desa, tidak terdapat lagi Desa dengan status Tertinggal maupun Sangat Tertinggal.
Capaian tersebut menunjukkan adanya perkembangan status Desa di Kabupaten Banjar dari tahun ke tahun. Pada tahun 2025, jumlah Desa Mandiri tercatat sebanyak 114 Desa dan meningkat menjadi 130 Desa pada tahun 2026. Sementara itu, Desa berstatus Berkembang mengalami penurunan dari 36 Desa menjadi 27 Desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banjar, Muhammad Hafizh Anshari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pemutakhiran data Indeks Desa Tahun 2026.
Menurutnya, Indeks Desa tidak hanya menjadi instrumen untuk mengukur perkembangan dan kemandirian Desa, tetapi juga menjadi salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Pemerintah Desa, Kecamatan, Perangkat Daerah, Pendamping Desa serta seluruh pihak terkait telah memberikan kontribusi dalam proses pendataan, pendampingan, verifikasi dan validasi Indeks Desa,” ujar Hafizh.
Pelaksanaan Indeks Desa Kabupaten Banjar Tahun 2026 dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari koordinasi dan pembentukan tim, pelatihan dan bimbingan teknis, pendampingan, pemutakhiran data, hingga verifikasi dan validasi secara berjenjang.
Salah satu tahapan penting dilaksanakan melalui Bimbingan Teknis Pendataan Indeks Desa Kabupaten Banjar Tahun 2026 pada 9 Mei 2026 di Hotel Grand Qin Banjarbaru. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal serta diikuti oleh unsur pendamping dan perwakilan Kecamatan maupun Desa.
Selain itu, pendampingan dan pemutakhiran data terus dilakukan hingga pelaksanaan verifikasi dan validasi tingkat Kabupaten Banjar pada 19–26 Agustus 2026.
Hasil pemutakhiran menunjukkan bahwa secara agregat Indeks Desa Kabupaten Banjar Tahun 2026 mencapai 0,7878 atau 78,78 persen dengan status Kabupaten Maju. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang berada pada angka 0,7802.
Hafizh Anshari menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan Desa.
Ke depan, hasil Indeks Desa diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai basis perencanaan pembangunan, terutama dalam menentukan program dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing Desa. Penguatan integrasi data melalui Sistem Informasi Desa, kolaborasi lintas sektor serta perencanaan pembangunan berbasis data menjadi bagian penting untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut.
Dengan capaian 130 Desa Mandiri pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Banjar terus mendorong agar pembangunan Desa tidak hanya berorientasi pada peningkatan status, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan, tata kelola Pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, serta keberlanjutan pembangunan di seluruh Desa, tutup Hafizh.
BrigadeDPMD/AnnaM
