Cincin Tidak Bisa Di lepas

Cincin tak bisa lepas, Aminah (±52) sambangi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Selasa (15/9/2026) pukul 11:39 wita.


Kepala Bidang Pemadaman Penyelamatan dan Sarpas M. Kasyaf R mengatakan, Aminah baru menyadari cincin yang ia pakai tidak bisa dilepas lagi, kemudian mencoba melepaskan sendiri cincin tersebut dalam tidak berhasil, lalu langsung mendatangi Kantor Dinas Damkar Banjar.

Berdasarkan pengakuan yang bersangkutan Kasyaf menjelaskan cincin yang dipakainya awalnya tidak kekecilan. Namun, semakin lama cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas.

"Awalnya dia memakai cincin tersebut tidak kekecilan. Namun, beberapa waktu kemudian cincin tidak bisa dilepas. Aminah mengetahui Damkar bjsa bantu, pada saat itu juga dari rumahnya mendatangi lokasi Markas Damkar," kata Kasyaf. 

Pelepasan cincin itu dilakukan oleh beberapa personel dengan menggunakan mesin gergaji kecil. Setelah ± 15 menit, cincin dapat dilepas dari jari Aminah.

"Butuh ±15 menit, cincin akhirnya bisa dilepas. Alhamdulillah," ujar Kasyaf. 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, selain memadamkan api, memang kerap membantu berbagai kebutuhan warga, seperti evakuasi sarang tawon, hewan liar, kucing tercebur di sumur, maupun cincin yang susah dilepas dari jari warga dan lain-lain. (BRIGADE/DPKP/PELETON21/SAY17)


Komentar