Pompa Air Kementan Selamatkan Sawah Martapura Timur, Hasil Panen Padi Tembus 6,5 Ton/Ha
Dinas Pertanian Kabupaten Banjar (Distan) bersinergi dengan BPP Martapura Timur melaksanakan syukuran panen padi dilahan kelompok tani Sri Tunggal Desa Pematang Baru Kecamatan Martapura Timur, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Syamsir Rahman, Kepala Dinas Pertanian Banjar Warsita, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Nurul Chatimah, Ketua Tim Kerja Sigit Triyanto, Camat Martapura Timur, Kepala Desa Pematang Baru, Koordinator Penyuluh serta PPL Martapura Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga Desa Pematang Baru.
Warsita mengapresiasi keberhasilan panen di lahan Kelompok Tani Sri Tunggal, menurutnya keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan pengairan menggunakan pompa bantuan Menteri Pertanian. Pompa tersebut dimanfaatkan untuk mengairi lahan selama sekitar 60 hari 60 malam, sehingga tanaman padi dapat bertahan hingga masa panen.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para petani dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian di lapangan. Segala bentuk kendala, mulai dari kebutuhan pompa air hingga fasilitas pendukung lainnya, siap diupayakan melalui usulan resmi ke dinas terkait. "Namanya diusulkan, kadang bisa disetujui kadang tidak, paling tidak kita usulkan usaha dulu. Kalau kita berdiam diri saja, mana orang tahu," ujar Warsita.
Warsita memastikan ketersediaan fasilitas peminjaman pompa air bagi petani. Optimalisasi Brigade Pangan juga digalakkan karena telah dibekali paket alat dan mesin pertanian (alsintan) yang lengkap dari kementerian mulai dari traktor roda dua, traktor roda empat, rotari, hingga mesin penanam padi (transplanter) termasuk Kelompok Tani Sri Tunggal yang sudah dipinjami alsintan. "Dengan kelengkapan tersebut, petani diimbau untuk tidak lagi ragu dalam mengolah lahan meski di musim kemarau, dengan catatan pemanfaatan air dimaksimalkan melalui pompa yang tersedia," kata Warsita.
Dari hasil ubinan, varietas padi IR Madu mencatatkan angka yang menggembirakan, yakni mencapai 4,1 kilogram untuk sampel ukuran 2,5 x 2,5 meter. Angka ini setara dengan potensi produktivitas sebesar 6,5 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare sebuah capaian yang baik.
(Brigade Distan Syaripuddin)
