Titik Air Sulit, Tim Gabungan Terus Kendalikan Karhutla Di Pematang Panjang

Sungai Tabuk, InfoPublik – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali membutuhkan penanganan serius di wilayah Jalan Pematang Panjang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (9/9/2026).

Kebakaran terjadi pada lahan kosong dengan vegetasi berupa semak belukar, pakis, pohon galam, pohon rumbia, dan pohon bambu. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±1,5 hektare.

Tim gabungan mulai melakukan penanganan sejak pukul 15.00 WITA hingga 19.37 WITA. Dari luasan tersebut, sekitar ±1 hektare berhasil dipadamkan, sementara api masih aktif di bagian tengah lahan.

Proses pemadaman dilakukan melalui asesmen dan pemantauan lokasi, koordinasi antarunsur, pemadaman, serta pemantauan pascapemadaman. Namun, petugas menghadapi kendala berupa sulitnya mendapatkan titik air, sehingga proses pemadaman membutuhkan upaya lebih di lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha mengatakan, kondisi lapangan seperti keterbatasan sumber air menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama dalam penanganan Karhutla.

«“Kondisi setiap lokasi kebakaran berbeda-beda. Ketika titik air sulit ditemukan, petugas harus bekerja lebih maksimal dan mengatur strategi pemadaman agar api tetap dapat dikendalikan dan tidak meluas,” ujar Wasis.»

Penanganan melibatkan BPBD Kabupaten Banjar, Posko Induk Tangki BNPB, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, PMI, BPK Kula, BPK SW, BPK swasta, dan Relawan BPBD.

Hingga akhir penanganan dalam laporan tersebut, sekitar 1 hektare lahan telah berhasil dipadamkan, sementara api masih aktif dan mengarah ke bagian tengah. Petugas terus melakukan pengendalian dan pemantauan di lokasi.

Sumber informasi penanganan berasal dari Satgas Karhutla Poslap Martapura Barat.


Komentar