Camat Mataraman Pimpin Rapat Gerakan Jumat Bersih, Fokus Bersihkan Bantaran Sungai
MATARAMAN-InfoPublik- Pemerintah
Kecamatan Mataraman menggelar rapat koordinasi bersama para pambakal yang
wilayah desanya memiliki aliran sungai, dalam rangka mematangkan persiapan Gerakan
Jumat Bersih berupa kegiatan pembersihan kawasan bantaran sungai di wilayah
Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar. (10/9/2026)
Rapat dipimpin langsung oleh Camat
Mataraman Heryanto, SSTP., M.A. dan diikuti para pambakal dari desa-desa yang
memiliki wilayah bantaran sungai. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk
menyamakan persepsi sekaligus menyusun teknis pelaksanaan kegiatan agar gerakan
kebersihan dapat dilakukan secara terarah dan melibatkan masyarakat secara
luas.
Dalam rapat dibahas sejumlah hal
penting, antara lain pemetaan lokasi bantaran sungai yang menjadi sasaran
pembersihan, kondisi kebersihan masing-masing wilayah, pembagian tugas,
kesiapan tenaga, peralatan kebersihan, pengangkutan sampah hasil kegiatan serta
koordinasi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.
Camat Mataraman Heryanto
menyampaikan, Gerakan Jumat Bersih tidak hanya dimaksudkan sebagai kegiatan
membersihkan sampah, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran bersama
untuk menjaga lingkungan, khususnya sungai dan bantaran sungai.
“Kita ingin kegiatan ini
dilaksanakan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong. Para pambakal
memiliki peran penting untuk menggerakkan perangkat desa dan masyarakat, karena
mereka yang paling mengetahui kondisi serta titik-titik yang perlu mendapat
perhatian di wilayah masing-masing,” ujar Heryanto.
Ia menegaskan, keberadaan sungai
memiliki peran penting bagi masyarakat sehingga kebersihan dan kelestariannya
perlu dijaga. Sampah yang menumpuk di bantaran maupun masuk ke aliran sungai
tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berpotensi menghambat aliran
air dan menimbulkan persoalan lingkungan apabila tidak ditangani dengan baik.
Karena itu, melalui kegiatan
Jumat Bersih diharapkan masyarakat semakin peduli dan tidak menjadikan sungai
maupun bantaran sungai sebagai tempat pembuangan sampah.
Selain membersihkan sampah,
kegiatan juga diarahkan untuk merapikan lingkungan sekitar bantaran sungai,
memangkas bagian-bagian yang mengganggu, serta mengidentifikasi kondisi
lingkungan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Heryanto juga meminta agar
kegiatan tidak berhenti pada pelaksanaan Jumat Bersih saja. Pemerintah desa
diharapkan dapat melanjutkan upaya menjaga kebersihan melalui kegiatan rutin
dan mengajak masyarakat untuk ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan
di sekitar tempat tinggal masing-masing.
“Kebersihan bukan hanya tanggung
jawab pemerintah. Ini tanggung jawab kita bersama. Setelah dibersihkan, yang
paling penting adalah bagaimana kita mempertahankannya agar tetap bersih.
Karena itu, partisipasi masyarakat sangat kita harapkan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, para
pambakal juga melakukan koordinasi terkait kesiapan masing-masing desa,
termasuk pengerahan perangkat desa, masyarakat, kelembagaan desa dan unsur
terkait lainnya. Koordinasi ini diharapkan dapat memastikan pelaksanaan kegiatan
berjalan serentak, tertib dan memberikan hasil yang maksimal.
Gerakan Jumat Bersih juga
diharapkan dapat menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah
kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat melalui semangat gawi sabumi, gotong
royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan adanya gerakan bersama tersebut, Pemerintah Kecamatan Mataraman berkomitmen mendorong terciptanya kawasan bantaran sungai yang lebih bersih, tertata dan nyaman, sekaligus menumbuhkan budaya menjaga lingkungan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kecamatan Mataraman.
