Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla, UPTD Krisis Kesehatan Kalsel Edukasi dan Bagikan Masker di SMPN 1 Martapura

MARTAPURA, InfoPublik – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan menggelar promosi kesehatan, edukasi, serta pembagian masker gratis di SMPN 1 Martapura, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah antisipatif terhadap potensi gangguan kesehatan akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan yang berlangsung di bangsal SMPN 1 Martapura itu diikuti warga sekolah dengan menghadirkan dr. Salma Hanina sebagai narasumber. Materi yang disampaikan berfokus pada langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan, khususnya saluran pernapasan, ketika kualitas udara menurun akibat paparan asap.

Dr. Salma Hanina mengingatkan para siswa, guru, dan tenaga kependidikan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara di lingkungan sekitar. Penggunaan masker secara tepat serta pembatasan aktivitas di luar ruangan menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan.

“Penggunaan masker yang benar saat beraktivitas di luar ruangan menjadi benteng utama dalam mencegah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kami mengimbau seluruh warga sekolah untuk membatasi kegiatan di luar kelas jika ketebalan asap meningkat, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami sesak napas atau iritasi mata,” ujar dr. Salma Hanina.

Selain edukasi, tim UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Kalsel membagikan masker secara langsung kepada siswa, guru, dan staf SMPN 1 Martapura. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi peningkatan paparan asap di lingkungan sekolah.

Kepala SMPN 1 Martapura, Yatim Dwi Margono, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ia menilai edukasi dari tenaga kesehatan memberikan pemahaman yang tepat kepada warga sekolah mengenai pentingnya perlindungan diri saat kondisi kabut asap.

“Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik kehadiran tim UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Provinsi Kalsel di sekolah kami. Edukasi langsung dari tenaga medis seperti dr. Salma sangat penting agar para siswa dan guru memiliki pemahaman yang tepat mengenai perlindungan diri dari bahaya kabut asap. Pembagian masker ini juga membantu memastikan seluruh warga sekolah terlindungi saat menjalankan proses belajar mengajar,” tutur Yatim Dwi Margono.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga sekolah dalam menerapkan langkah pencegahan ketika kualitas udara terdampak kabut asap. Kesiapsiagaan bersama menjadi bagian penting untuk menjaga kesehatan dan mendukung keberlangsungan aktivitas pembelajaran di lingkungan sekolah.


Komentar