Sosialisasi Kebijakan Pendidikan, Disdik Banjar Perkuat Persiapan TKA Jenjang SD Tahun 2027
BANJARBARU, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan SD menggelar Sosialisasi dan Advokasi Kebijakan Bidang Pendidikan, Evaluasi dan Persiapan Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Jenjang SD Kabupaten Banjar di BPMP Provinsi Kalimantan Selatan, 7-8 September 2026. Kegiatan diikuti 200 peserta yang terdiri atas pengawas pembinaan satuan pendidikan SD, kepala sekolah melalui KKKS, serta operator kecamatan.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar yang diwakili oleh Sekretaris Disdik Banjar, Tisnohadi Harimurti, S.Sos., M.Ec.Dev. Ia menyampaikan bahwa sosialisasi dan advokasi kebijakan pendidikan menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, melakukan evaluasi, sekaligus menyusun langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.
“Kegiatan yang kita laksanakan ini memiliki arti penting dalam upaya kita bersama meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Banjar. Sosialisasi dan advokasi kebijakan pendidikan bukan hanya menjadi ruang untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, melakukan evaluasi, dan menyusun langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan,” ujarnya.
Terkait TKA, Tisnohadi menegaskan bahwa hasil yang diperoleh tidak semata-mata dipandang sebagai angka, tetapi menjadi gambaran capaian pembelajaran sekaligus bahan refleksi bagi satuan pendidikan. Hasil tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan strategi pembelajaran, pendampingan satuan pendidikan, serta penguatan peran guru, kepala sekolah dan pengawas.
Berdasarkan hasil TKA jenjang SD, nilai rerata Bahasa Indonesia Kabupaten Banjar mencapai 64,23, lebih tinggi dibandingkan rerata Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 63,94 dan nasional 64,20. Sementara itu, nilai rerata Matematika mencapai 43,94, berada di atas rerata provinsi sebesar 43,89 dan nasional 43,41.
“Capaian tersebut tentu menjadi sesuatu yang patut kita apresiasi. Namun, kita tidak boleh berhenti pada capaian tersebut. Kita harus menjadikannya sebagai pijakan untuk melakukan peningkatan yang lebih baik pada tahun berikutnya,” kata Tisnohadi. Bidang Pembinaan SD pun telah menetapkan target rerata TKA 2027 sebesar 65,00 untuk Bahasa Indonesia dan 45,00 untuk Matematika.
Tisnohadi menambahkan, pencapaian target tersebut membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh pihak dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas proses pembelajaran, bukan sekadar latihan soal. Ia juga mendorong peningkatan partisipasi TKA pada 2027 agar data kemampuan akademik peserta didik semakin lengkap. “Saya berharap pada tahun 2027 kita tidak hanya mampu meningkatkan nilai rerata TKA, tetapi juga mampu meningkatkan tingkat partisipasi sehingga semakin banyak peserta didik yang mengikuti TKA,” pungkasnya.
