Warga Gambut Antusias Sambut Gerakan Pangan Murah, Beras Subsidi Jadi Andalan
GAMBUT, InfoPublik — Warga Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, antusias menyambut pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar, Senin (31/8/2026).
GPM yang dibuka oleh Camat Gambut tersebut disambut riang gembira oleh masyarakat. Warga mengaku sangat terbantu dengan harga sejumlah kebutuhan pokok yang dijual lebih murah melalui subsidi pemerintah.
Sejumlah warga bahkan berharap kegiatan GPM dapat lebih sering digelar, mengingat harga kebutuhan pokok yang dinilai masih cukup tinggi.
Camat Gambut bersama Lurah Gambut serta jajaran perangkat kecamatan dan kelurahan turut membantu pelaksanaan kegiatan untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan tertib.
Pelaksanaan GPM di Gambut kali ini merupakan gelaran ke-9 dari total 20 hari pelaksanaan GPM yang dijadwalkan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar.
Pada kegiatan tersebut, DKPP Kabupaten Banjar menyediakan sebanyak 127 kantong beras lokal bersubsidi serta 100 sak beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Perum Bulog.
Beras lokal bersubsidi dikemas sebanyak 4 liter per kantong. Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp5.000 per liter, sehingga masyarakat dapat membelinya dengan harga Rp42.000 per kantong.
Sementara itu, beras SPHP Bulog dijual dengan harga Rp58.000 per sak.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Sipliansyah, mengatakan pelaksanaan GPM merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah dan terjangkau. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Sipliansyah.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya di tengah kondisi harga sejumlah kebutuhan pokok yang masih dirasakan cukup tinggi oleh masyarakat.
Sipliansyah menambahkan, antusiasme masyarakat dalam setiap pelaksanaan GPM menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus menghadirkan program serupa di berbagai wilayah Kabupaten Banjar.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat baik. Ini menunjukkan bahwa GPM memang dibutuhkan. Pemerintah Kabupaten Banjar akan terus berupaya menghadirkan pangan dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di masyarakat,” katanya.
Selain DKPP, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kabupaten Banjar juga turut berpartisipasi dengan menyediakan 200 paket sembako murah.
Setiap paket sembako terdiri dari 1 kilogram gula pasir, 1 kilogram tepung, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram telur. Paket tersebut dijual dengan harga Rp52.000.
Pelaksanaan GPM semakin semarak dengan keikutsertaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sejumlah perusahaan nasional yang turut menyediakan berbagai produk bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga pangan di daerah.
