Wujudkan Demokrasi Modern, SMPN 1 Aluh-Aluh Gelar Pemilihan Ketua OSIS Berbasis Digital
ALUH-ALUH, InfoPublik – SMP Negeri 1 Aluh-Aluh menggelar pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode mendatang, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi puncak kokurikuler bertema “Suara Demokrasi” yang diikuti seluruh warga sekolah.
Pemilihan kali ini menghadirkan konsep berbeda dengan penerapan sistem pemungutan suara berbasis digital atau paperless. Seluruh proses pemilihan dipusatkan di ruang multimedia dengan pengaturan jadwal secara bergantian bagi setiap kelas agar pelaksanaan berlangsung tertib dan kondusif.
Para siswa memberikan hak pilih secara langsung menggunakan laptop sekolah yang telah dilengkapi aplikasi e-voting. Layar Interactive Flat Panel (IFP) juga dimanfaatkan untuk menampilkan profil kandidat, banner digital interaktif, serta petunjuk pemungutan suara sehingga proses demokrasi dapat berlangsung informatif dan mudah dipahami peserta didik.
Wakil Kepala Bagian Kurikulum SMPN 1 Aluh-Aluh, Siti Maulidah, S.Pd.I., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang memadukan pendidikan demokrasi dengan pemanfaatan teknologi. Menurutnya, pemilihan OSIS menjadi ruang pembelajaran karakter yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Pada tema Suara Demokrasi ini, kita tidak hanya mengarahkan murid untuk memilih pemimpin organisasi sekolah, tetapi juga menanamkan sikap menghargai perbedaan pendapat, berpikir kritis, dan bertanggung jawab. Pembelajaran berbasis digital menjadi implementasi nyata dalam membentuk karakter peserta didik yang berjiwa Pancasila dan siap menghadapi perkembangan teknologi,” ujar Siti Maulidah.
Ketua Panitia Pelaksana, Fahmi Almani, S.Pd., menjelaskan bahwa seluruh tahapan kegiatan telah dipersiapkan secara sistematis, mulai dari sosialisasi, pendaftaran bakal calon, penyampaian visi dan misi, debat kandidat, hingga pelaksanaan pemungutan suara secara digital.
“Pengaturan alur masuk setiap kelas secara bergantian, didukung laptop sekolah dan IFP, sangat membantu kelancaran proses pemilihan sekaligus mempercepat rekapitulasi suara. Kami berharap simulasi demokrasi digital ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa tentang tata cara berorganisasi serta pentingnya setiap suara dalam menentukan kepemimpinan,” ungkap Fahmi.
Hasil penghitungan suara kemudian ditampilkan secara
real-time pada layar digital dan disaksikan oleh seluruh warga sekolah.
Rangkaian pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS berlangsung aman, tertib, dan
penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi pengalaman bagi siswa untuk mengenal
praktik demokrasi, mengembangkan sikap kritis, serta menggunakan teknologi
secara bijak.
