Koordinator Pengawas TK Kabupaten Banjar Ikuti Penguatan Digitalisasi Pembelajaran PAUD Tingkat Nasional 2026
TANGERANG, InfoPublik – Koordinator Pengawas Taman Kanak-Kanak Kabupaten Banjar, Syamsuwal Qomar, S.Pd., mengikuti Kegiatan Penguatan Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026 Tingkat Nasional yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kegiatan tersebut berlangsung di Atria Hotel Gading Serpong, Tangerang, Provinsi Banten, selama empat hari, mulai Rabu hingga Sabtu, 26–29 Agustus 2026. Agenda ini diikuti pengawas dan penilik PAUD dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan dibuka Widyaprada Ahli Utama Direktorat PAUD Kemendikdasmen, Harris Iskandar, Ph.D. Ia menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi pendidikan, termasuk pada jenjang PAUD. “Digitalisasi pembelajaran adalah prioritas. Kami berkomitmen untuk memastikan satuan PAUD di Indonesia memiliki akses terhadap teknologi pembelajaran yang modern,” ujarnya.
Harris juga menekankan pentingnya Papan Interaktif Digital (PID) bagi pembelajaran pada fase fondasi. Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut dapat membantu pendidik menghadirkan pembelajaran yang interaktif, visual, dan menyenangkan sesuai karakteristik perkembangan anak usia dini.
Syamsuwal Qomar menyambut positif kegiatan penguatan tersebut karena memberikan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas pengawas dalam mendampingi satuan PAUD. “Kegiatan ini merupakan kesempatan besar untuk memperkuat kapasitas sebagai pengawas sekaligus fasilitator pemanfaatan Papan Interaktif Digital,” katanya.
Peserta mendapatkan materi terkait fitur dan operasional dasar PID, pemanfaatan platform Rumah Pendidikan khususnya Ruang Murid, penyusunan perencanaan pembelajaran berbasis bahan ajar digital interaktif, hingga pengembangan bahan ajar sesuai tujuan pembelajaran pada fase fondasi. Materi juga mencakup praktik pembelajaran mendalam serta pelaporan bantuan digitalisasi pembelajaran.
Kabupaten Banjar menjadi salah satu daerah yang memperoleh alokasi PID dalam program digitalisasi pembelajaran nasional. “Saya berharap dapat memberikan pengimbasan yang optimal kepada satuan PAUD di Kabupaten Banjar setelah mengikuti kegiatan ini, sehingga teknologi ini benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” tutur Syamsuwal.
