EDUKASI MITIGASI BENCANA SEJAK DINI, TAGANA BANJAR GELAR PROGRAM TAGANA MASUK SEKOLAH DI TIGA LOKASI
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA,
- dinsosppkb
- 4
MARTAPURA, Info Publik – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banjar kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam. Hari ini, tim Tagana secara serentak menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk Tagana Masuk Sekolah (TMS) yang menyasar ratusan siswa dan guru di tiga satuan pendidikan, Kamis (27/08/2026).
Adapun tiga lokasi yang menjadi pusat pelaksanaan kegiatan pada hari ini meliputi:
SDN Sungai Kitano 1, Kecamatan Martapura Timur
SDN Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat
SMPN 3 Astambul, Kecamatan Astambul
Program TMS ini dirancang secara interaktif untuk memetakan risiko bencana lokal sekaligus memberikan pembekalan praktis terkait langkah pertolongan diri saat terjadi kedaruratan, seperti banjir dan angin puting beliung yang rawan terjadi di kawasan bantaran sungai.
Pelaksanaan Kegiatan di Satuan Pendidikan
1. SDN Sungai Kitano 1 (Kecamatan Martapura Timur)
Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Ibu Dr. Hj. Erny Wahdini, S.Pd., M.Pd. yang bertindak sebagai narasumber utama. Turut hadir Bapak Rifqi Hakim, A.Md. sebagai narasumber kedua, serta perwakilan anggota Tagana sebagai narasumber pendamping. Para narasumber menyampaikan materi edukasi bencana yang dikemas secara menarik dan interaktif untuk anak-anak SD, meliputi:
Mengenal Bencana di Sekitar Kita: Mengenalkan jenis bencana yang sering terjadi di lingkungan sekitar, seperti banjir dan angin kencang.
Langkah Selamat Saat Bencana: Edukasi tindakan sederhana yang wajib dilakukan anak-anak saat darurat, seperti tidak panik, segera menuju tempat aman/tinggi, dan mencari bantuan orang dewasa.
Cinta Lingkungan: Ajak Menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan untuk mencegah terjadinya banjir.
2. SDN Sungai Batang (Kecamatan Martapura Barat)
Kegiatan di SDN Sungai Batang dihadiri oleh Ibu Indri Anggraini Hapsari, SST, Ibu Rohana, S.ST, M.Kes, serta perwakilan anggota Tagana sebagai narasumber ketiga. Para narasumber memaparkan materi khusus anak-anak SD yang berfokus pada:
Siap Siaga Banjir & Air Keruh: Mengingatkan anak-anak untuk selalu waspada saat air sungai mulai meluap, menjauhi arus air yang deras, dan menjaga kebersihan diri serta makanan saat kondisi banjir.
Simulasi Tas Siaga Bencana: Mengenalkan barang-barang penting yang perlu disiapkan dalam tas darurat (pakaian gantian, obat-obatan ringan, makanan, dan senter).
Nomor Panggilan Darurat & Pertolongan: Mengajarkan anak-anak cara melapor kepada guru/orang tua dan mengingat kontak darurat jika terjadi bahaya.
3. SMPN 3 Astambul (Kecamatan Astambul)
Sementara itu, di SMPN 3 Astambul kegiatan menghadirkan dua orang narasumber. Narasumber pertama dari Dinas Sosial, yaitu Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial, Ibu Sri Armella Suryani, ST, MT, memaparkan materi tentang edukasi & kesiapsiagaan mitigasi bencana bagi generasi muda di satuan pendidikan. Narasumber kedua dari anggota Tagana, Ibu Mahdalena, memaparkan materi tentang pengenalan Tagana serta memandu simulasi langsung saat terjadi bencana.
Fokus Pembekalan Kesiapsiagaan
Selama kegiatan berlangsung di seluruh lokasi, para narasumber dan relawan memberikan materi komprehensif yang disesuaikan dengan jenjang usia peserta:
Edukasi & Simulasi Evakuasi Mandiri: Para siswa dilatih mengenali tanda awal bencana serta tata cara evakuasi yang aman menuju titik kumpul tanpa panik.
Pengenalan Tagana & Peralatan Pertolongan: Mengenalkan peran relawan Tagana di tengah masyarakat, peralatan keselamatan mendasar, serta teknik dasar pertolongan pertama.
Pembentukan Sekolah Aman Bencana: Mendorong peran aktif pihak sekolah dan guru dalam menyusun jalur evakuasi serta standar operasional prosedur (SOP) kesiapsiagaan sekolah.
Pihak sekolah dari ketiga lokasi menyambut positif inisiatif ini. Pembekalan dari Dinas Sosial P3AP2KB dan Tagana dinilai sangat krusial agar para pelajar tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dan sigap merespons situasi darurat.
Melalui kegiatan serentak di tiga kecamatan ini, diharapkan budaya sadar bencana dapat tertanam sejak dini di lingkungan sekolah, sehingga risiko serta dampak akibat bencana di wilayah Kabupaten Banjar dapat diminimalkan.
Intan/Adam/Dinas Sosial P3AP2KB Kab.Banjar
Intan/Adam/Dinas Sosial P3AP2KB Kab.Banjar
