Technical Meeting Festival Pangan B2SA dan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026
Banjar – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan serta Bidang Pengembangan dan Pengawasan Usaha Perikanan melaksanakan Technical Meeting Festival Pangan B2SA dan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026, Rabu, 26 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut bertempat di Aula Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar dan dihadiri oleh perwakilan Tim Penggerak PKK dari 20 kecamatan se-Kabupaten Banjar.
Technical meeting dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Festival Pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) serta Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para peserta terkait ketentuan, teknis pelaksanaan, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum pelaksanaan lomba.
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Pengawasan Usaha Perikanan, Ibu Siti Hadizah, S.E., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya technical meeting sebagai sarana menyamakan persepsi antara panitia dan peserta, sehingga pelaksanaan kegiatan nantinya dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme perlombaan, ketentuan penilaian, serta hal-hal teknis yang harus diperhatikan dalam Festival Pangan B2SA dan Lomba Masak Serba Ikan.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh perwakilan PKK dari 20 kecamatan dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan mengikuti seluruh rangkaian lomba dengan penuh semangat. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang, aman, serta meningkatkan pemanfaatan ikan sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga.
Festival Pangan B2SA dan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kreativitas, inovasi, dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat sekaligus mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal dan hasil perikanan daerah.
