BPBD Kabupaten Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Desa Salat Makmur
Beruntung Baru, Selasa, 18 Agustus 2026 – Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar terus melakukan upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kondisi musim kemarau. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pendistribusian air bersih kepada masyarakat Desa Salat Makmur, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Selasa (18/8/2026). Siang
Pendistribusian air bersih dilaksanakan mulai pukul 15.20 WITA hingga selesai dengan menggunakan 1 unit tangki BPBD Kabupaten Banjar. Sebanyak 2 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banjar turut diterjunkan untuk melaksanakan pendistribusian dan memastikan bantuan tersalurkan kepada masyarakat yang menjadi sasaran.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat Desa Salat Makmur dan disalurkan ke 4 tandon yang menjadi sasaran pendistribusian.
Kegiatan ini merupakan bentuk respons pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau yang dapat menyebabkan keterbatasan ketersediaan air bersih. Bantuan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk keperluan sehari-hari sekaligus meringankan beban warga.
Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Banjar beserta personel TRC atas kepedulian dan respons dalam membantu masyarakat Desa Salat Makmur. Sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat dalam menghadapi kondisi musim kemarau.
Berdasarkan laporan pelaksanaan, 5.000 liter air bersih telah selesai didistribusikan kepada 4 tandon yang menjadi sasaran. Apabila pada waktu berikutnya persediaan air kembali menipis, kebutuhan pengisian ulang dapat dikoordinasikan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan mengutamakan pemanfaatannya untuk kebutuhan pokok sehari-hari selama musim kemarau masih berlangsung. (IP/Beruntung Baru/Brigade Informasi RA)
