Disdik Banjar Perkuat Kompetensi Guru SMP melalui Workshop Deep Learning dan Praktik Baik

MARTAPURA, InfoPublik — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan SMP menggelar Workshop Memperkuat Deep Learning dan Praktik Baik Jenjang SMP Kabupaten Banjar Tahun 2026, Selasa-Rabu (18-19/8/2026). Kegiatan berlangsung di Aula KH. Kasyful Anwar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran pada jenjang SMP.

Workshop diikuti tujuh pengawas, 78 guru IPA, serta 78 guru Seni Budaya/Prakarya. Kegiatan menghadirkan narasumber dari BPMP Provinsi Kalimantan Selatan, FKIP ULM Banjarmasin, dan BGTK Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan penguatan terkait penerapan pembelajaran yang bermakna dan berpusat pada murid.

Kepala Disdik Kabupaten Banjar, Hj. Liana Penny, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan untuk mendorong pembelajaran yang semakin berkualitas, kontekstual, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran pada jenjang SMP, diperlukan penguatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan melalui kegiatan yang mendorong kolaborasi, refleksi, berbagi pengalaman, serta penerapan praktik baik dalam pembelajaran,” ujar Liana.

Ia menjelaskan, fasilitasi Komunitas Belajar menjadi salah satu strategi dalam mendukung pengembangan kompetensi pendidik secara berkelanjutan. Pembelajaran diharapkan mampu mendorong kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan reflektif sekaligus memberikan pengalaman belajar yang mendalam bagi murid.

Kegiatan tersebut melibatkan dua Komunitas Belajar MGMP, yakni Kombel MGMP IPA dan Kombel MGMP Seni Budaya/Prakarya. Kedua komunitas menjadi wadah bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran sesuai karakteristik mata pelajaran, berbagi pengalaman, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan praktik baik yang dapat diterapkan di satuan pendidikan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi pendidik dalam merancang, melaksanakan, dan merefleksikan pembelajaran, sekaligus memperkuat budaya belajar dan kolaborasi profesional di lingkungan MGMP. Praktik baik yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran SMP di Kabupaten Banjar,” tambahnya.


Komentar