Santriwati SMP Darul Hijrah Puteri Raih Juara 1 Lomba Resensi Tingkat Kabupaten Banjar
MARTAPURA, InfoPublik — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santriwati SMP Darul Hijrah Puteri melalui ajang literasi tingkat Kabupaten Banjar. Aqila Naeelahadi berhasil meraih Juara 1 Lomba Resensi Buku Tingkat Kabupaten yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar.
Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan penghargaan berlangsung di Kantor Dispersip Kabupaten Banjar, Martapura, Selasa (18/8/2026). Aqila berhasil mengungguli puluhan peserta dari berbagai sekolah menengah di Kabupaten Banjar dengan menyajikan ulasan yang tajam, kritis, dan mendalam terhadap karya yang dibacanya.
Keunggulan Aqila terlihat dari kemampuannya membedah isi buku, menyusun kritik secara konstruktif, serta menyampaikan gagasan dengan bahasa yang mengalir dan mudah dipahami. Kemampuan tersebut menjadi salah satu kekuatan yang mengantarkannya meraih posisi tertinggi dalam kompetisi.
Kepala SMP Darul Hijrah Puteri, Ustadzah Eni Zulaikah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih Aqila. Ia menilai lomba resensi memiliki peran penting dalam membangun kemampuan berpikir kritis sekaligus memperkuat budaya literasi di kalangan santriwati.
“Lomba resensi seperti ini sangat krusial untuk mengasah daya kritis dan literasi santriwati. Di era digitalisasi, membaca bukan sekadar mengeja kata, melainkan memahami, menganalisis, dan memetik hikmah dari setiap lembar bacaan,” tutur Eni Zulaikah.
Ia menambahkan, keberhasilan Aqila diharapkan dapat menjadi motivasi bagi santriwati lainnya untuk semakin dekat dengan dunia literasi dan berani menuangkan gagasan dalam bentuk karya. “Kami sangat bangga atas pencapaian Aqila. Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh santriwati untuk terus mencintai dunia literasi dan berani berkarya,” tambahnya.
Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen SMP Darul Hijrah Puteri dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan pendidikan pesantren. Keberhasilan Aqila menjadi bukti bahwa santri mampu menunjukkan kemampuan akademik, kebahasaan, dan daya pikir kritis sekaligus bersaing di berbagai ajang prestasi tingkat Kabupaten Banjar.
