Perkuat Kapasitas Petani, Sungai Pinang dan Hakim Makmur Ikuti Sekolah Lapang Kopi
Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kapasitas petani, perwakilan Desa Sungai Pinang dan Desa Hakim Makmur, Kecamatan Sungai Pinang, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang Agroforestri Kopi Provinsi Kalimantan Selatan yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat, 11–14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk belajar dan bertukar pengalaman mengenai pengembangan agroforestri kopi, sekaligus memahami praktik pengelolaan tanaman kopi yang produktif dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wildan dari Kelompok Tani Desa Sungai Pinang, yang mengikuti rangkaian pembelajaran dan diskusi selama sekolah lapang berlangsung. Keikutsertaannya menjadi kesempatan untuk menambah wawasan serta memperoleh pengalaman yang dapat dibagikan kembali kepada anggota kelompok tani di Desa Sungai Pinang.
Wildan menyampaikan bahwa kegiatan sekolah lapang memberikan pengetahuan dan pengalaman baru bagi para petani, khususnya dalam pengembangan tanaman kopi dan pengelolaan lahan secara berkelanjutan.
“Banyak pengetahuan dan pengalaman yang kami dapat selama mengikuti kegiatan ini. Semoga ilmu yang diperoleh bisa diterapkan di kelompok tani dan memberikan manfaat bagi pengembangan kopi di Desa Sungai Pinang,” ujar Wildan.
Kegiatan juga menghadirkan pihak PT BUMA yang turut memberikan pendampingan serta berbagi pengalaman terkait pengembangan agroforestri kopi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan perwakilan Desa Sungai Pinang dan Desa Hakim Makmur dapat membawa pengetahuan yang diperoleh untuk diterapkan di masing-masing wilayah, sekaligus mendorong pengembangan potensi kopi dan peningkatan kapasitas kelompok tani.
Sekolah Lapang Agroforestri Kopi menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan keterampilan petani, serta mendorong pengelolaan kopi yang produktif dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.
