Racik Ilmu, Tumbuhkan Kopi! Petani Sungai Pinang dan Hakim Makmur Ikuti Sekolah Lapang
Semangat belajar dan mengembangkan potensi pertanian ditunjukkan kelompok tani dari Desa Sungai Pinang dan Desa Hakim Makmur melalui kegiatan sekolah lapang budidaya kopi di Desa Santu’un, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, pada Jumat (14/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para peserta belajar langsung dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Gunung Batuah, Desa Santu’un. KTH Gunung Batuah menjadi tempat para petani bertukar pengalaman dan menambah wawasan mengenai budidaya kopi melalui pembelajaran langsung di lapangan.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi kelompok tani dari Desa Sungai Pinang dan Desa Hakim Makmur untuk mengenal lebih dekat pengelolaan dan pengembangan tanaman kopi. Melalui sekolah lapang, peserta dapat memperoleh pengalaman praktis yang diharapkan dapat menjadi bekal untuk mengembangkan potensi pertanian di desa masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mengabadikan kebersamaan di depan papan nama Kelompok Tani Hutan Gunung Batuah yang berlokasi di Desa Santu’un, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong. Papan tersebut menunjukkan KTH Gunung Batuah berada dalam kelas kelompok tani hutan utama, sehingga menjadi salah satu kelompok yang menjadi tempat belajar dan berbagi pengalaman bagi peserta.
Sekretaris Desa Sungai Pinang, Wildan, turut mendampingi kegiatan dan memberikan dukungan terhadap keikutsertaan kelompok tani Desa Sungai Pinang. Ia berharap kegiatan sekolah lapang seperti ini dapat terus dilakukan sebagai sarana meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani.
Wildan juga berharap ilmu yang diperoleh selama belajar bersama KTH Gunung Batuah dapat dibawa pulang dan dibagikan kepada petani lainnya di Desa Sungai Pinang. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi kunjungan belajar, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pertanian dan potensi ekonomi masyarakat desa.
Melalui semangat belajar, berbagi, dan mengembangkan potensi lokal, kelompok tani Desa Sungai Pinang dan Desa Hakim Makmur diharapkan semakin siap mengembangkan budidaya kopi sebagai salah satu peluang pertanian yang bernilai dan berkelanjutan.
