Hadapi Kemarau Panjang, Brigade Pangan Tani Modern Martapura Timur Buktikan Produktivitas Padi Capai 5,8 Ton Per Hektare
BANJAR, InfoPublik - Sebagai wujud nyata penguatan ketahanan pangan
daerah, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar melalui Bidang Tanaman Pangan dan
Hortikultura sukses menggelar panen dan ubinan bersama di lahan Brigade Pangan
(BP) Tani Modern, Desa Akar Bagantung, Kecamatan Martapura Timur, Kamis
(13/8/2026).
Diterapkannya metode ubinan ini langkah
ilmiah sederhana untuk mengukur estimasi produktivitas padi per hektare, wujud
nyata sinergi bersama BPP Martapura Timur dan para petani lokal sehingga
program Optimalisasi Lahan (Opla) ini diyakini mampu terus mendongkrak sektor
pertanian demi memperkokoh ketahanan pangan daerah.
Acara ini dihadiri langsung Kepala Dinas Pertanian
Banjar Warsita, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Nurul Chatimah, Ketua
Tim Kerja Kabupaten Banjar Sigit Triyanto, Koordinator Penyuluh serta PPL
Martapura Timur, Kepala Desa Akar Bagantung, serta para penggerak Brigade
Pangan Tani Modern.
Kepala Dinas Pertanian
Banjar, Warsita memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan keaktifan anggota
Brigade Pangan Tani Modern yang dinilai sukses mengimplementasikan berbagai
program dari Kementerian Pertanian, sembari menekankan pentingnya penguatan
pendampingan dari para penyuluh, khususnya pada aspek administrasi.
Di tengah tantangan musim kemarau panjang,
upaya antisipasi digencarkan melalui implementasi Program PM-AAS (Pertanian
Modern Advanced Agriculture System) sebuah sistem budidaya padi intensif
berbasis teknologi dari Kementerian Pertanian yang mengintegrasikan mekanisasi
modern, teknologi presisi, dan pola tanam terarah guna mendongkrak
produktivitas, mengefisienkan biaya, serta mensejahterakan para petani.
Kabar baiknya, hasil ubinan varietas padi Siam
Rukut pada sampel ukuran 2,5 x 2,5 meter berhasil mencatatkan angka gemilang
sebesar 3,8 kilogram, yang merepresentasikan potensi produktivitas tinggi
mencapai 5,8 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare.
(Brigade Distan Syaripuddin)
