Kabut Asap Semakin Pekat, Dinkes Kalsel Salurkan Ratusan Masker Gratis ke SMPN 1 Gambut

GAMBUT, InfoPublik – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan ratusan masker medis secara gratis kepada siswa dan tenaga pendidik SMPN 1 Gambut, Kabupaten Banjar, Kamis (13/8/2026). Bantuan tersebut menjadi langkah perlindungan bagi warga sekolah di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyerahan masker berlangsung di halaman SMPN 1 Gambut dan diterima Kepala SMPN 1 Gambut, Nevvy Kartini, S.Hut., M.Pd., didampingi Wakil Kepala Sekolah Rahmawati, S.Pd., serta Kepala UKS Rusmilawati, S.Pd. Bantuan diberikan untuk mendukung upaya pencegahan dampak kesehatan akibat paparan asap.

Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kecamatan Gambut menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kondisi tersebut juga menjadi pertimbangan penting bagi sekolah dalam mengatur aktivitas peserta didik, terutama kegiatan yang dilakukan di luar ruangan.

Pembagian masker berlangsung tertib dengan pendampingan pihak sekolah. Selain menerima masker, siswa dan tenaga pendidik mendapatkan edukasi mengenai penggunaan masker yang tepat serta imbauan untuk mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan ketika kondisi kabut asap semakin pekat.

Kepala SMPN 1 Gambut, Nevvy Kartini, S.Hut., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Dinkes Provinsi Kalimantan Selatan terhadap kesehatan warga sekolah. “Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepedulian dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel. Pembagian masker ini sangat krusial bagi anak-anak dan para guru di tengah situasi asap pekat seperti sekarang, agar proses pembelajaran di sekolah dapat terus berjalan dengan aman,” ujar Nevvy.

Pihak sekolah juga mengimbau seluruh warga sekolah untuk menjaga kesehatan dan mengikuti arahan terkait pencegahan dampak kabut asap. Kewaspadaan bersama diperlukan agar aktivitas pendidikan tetap berlangsung dengan memperhatikan kondisi kesehatan siswa dan tenaga pendidik.

Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya perlindungan diri saat terjadi kabut asap. Kolaborasi antara instansi kesehatan dan satuan pendidikan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung kesehatan peserta didik.


Komentar