Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Martapura, DKPP Kabupaten Banjar Lakukan Pengambilan Sampel Sayuran dan Pembinaan Pelaku Usaha

Martapura, 13 Agustus 2026 – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar melaksanakan kegiatan pengawasan keamanan pangan di Pasar Martapura, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, pada Kamis (13/8/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA-SKPD) Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya untuk memastikan pangan segar yang beredar di masyarakat memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan ketentuan pelabelan.


Tim pengawasan terdiri atas Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda, Nurhidayah, S.P., Analis Ketahanan Pangan Ahli Pertama, Ruliyani, S.P., serta dua orang Penata Layanan Operasional, yaitu Muhammad Irfan Almi, S.Kom., dan Yesye Maulana, S.Hut.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengambilan 10 sampel sayuran yang diperdagangkan di Pasar Martapura. Beberapa komoditas yang dijadikan sampel di antaranya tomat dan berbagai jenis sayuran lainnya yang banyak dikonsumsi masyarakat. Proses pengambilan sampel dilaksanakan dengan pendampingan dari perwakilan PD Pasar.

Selain pengambilan sampel, tim juga melakukan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di pasar. Hasil pengawasan menunjukkan masih terdapat beberapa produk yang diperdagangkan tanpa memiliki perizinan yang sesuai dan belum memenuhi ketentuan pelabelan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim pengawas memberikan pembinaan dan arahan kepada para pelaku usaha agar segera melakukan perbaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelaku usaha juga diberikan penjelasan mengenai prosedur dan standar operasional yang harus dipenuhi, termasuk pemenuhan aspek perizinan dan pelabelan produk.

Pendekatan pembinaan dilakukan secara persuasif dan edukatif dengan tujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya penyediaan pangan yang aman, bermutu, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui kegiatan pengawasan ini, diharapkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya keamanan pangan semakin meningkat sehingga masyarakat Kabupaten Banjar dapat memperoleh pangan yang aman, sehat, dan layak untuk dikonsumsi.


Komentar