Distan Banjar Gelar Apel Rutin, Kabid Penyuluhan Bungkus Pesan Waspada Karhutla dan Kenalkan Inovasi KEMILAU INTAN LARANG
Membuka awal pekan positif, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar kembali menggelar apel pagi rutin di halaman kantornya, Senin, (10/8/2026). Lebih dari sekadar rutinitas, kegiatan ini menjadi momentum untuk menyamakan frekuensi, menyelaraskan langkah, dan membakar semangat seluruh jajaran sebelum memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Selain menjadi wadah penyampaian
informasi dan instruksi, agenda mingguan ini dirancang khusus sebagai sarana
untuk memperkuat kedisiplinan pegawai. Lebih dari itu, apel pagi ini menjadi
komitmen seluruh aparatur sipil negara (ASN) dalam mengemban amanah sebagai
pelayan publik di sektor pertanian.
Suasana khidmat terasa saat seluruh
pegawai berbaris rapi mengikuti jalannya apel yang dipimpin oleh Edy Setiawan.
Pada kesempatan kali ini, Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM mendapatkan
kehormatan untuk bertindak sebagai petugas pelaksana apel.
Menyampaikan amanat penting, Kepala
Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM, drh. Akbar Susanto, mengingatkan para
pegawai untuk ekstra waspada menjaga kesehatan di tengah teriknya cuaca ekstrem
akibat kemarau panjang El Nino. Ia juga secara tegas mengimbau agar tidak ada
lagi aksi buka lahan dengan cara membakar, mengingat dampaknya yang amat
merusak mulai dari pekatnya asap yang melumpuhkan pernapasan hingga ancaman
sanksi hukum yang sangat berat.
Akbar menitipkan harapan besar agar
hujan segera turun membasahi bumi Banjar, seraya prihatin melihat luasnya lahan
pertanian dan tanaman warga yang kini mulai mengalami kekeringan.
Dalam kesempatan apel tersebut, Kepala Bidang
Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian yang juga tengah mengikuti diklat PKA
turut memaparkan rencana aksi perubahannya yang inspiratif. Ia memperkenalkan
inovasi bertajuk Keluarga Mandiri Pangan melalui Intensifikasi Pemanfaatan
Lahan Pekarangan (KEMILAU INTAN LARANG). Melalui program ini, setiap keluarga
diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan mandiri di rumah mulai dari sumber
protein hewani seperti telur, aneka sayuran segar, hingga Tanaman Obat Keluarga
(TOGA).
(Brigade Distan Syaripuddin)
