Kunjungi Posko Karhutla Martapura Barat, Kalak BPBD Kabupaten Banjar Tinjau Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan
MARTAPURA
BARAT — Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten
Banjar melakukan kunjungan kerja langsung ke Posko Penanganan Kebakaran Hutan
dan Lahan (Karhutla) Kecamatan Martapura Barat pada Selasa (11/8/2026).
Kedatangan rombongan pimpinan beserta jajaran BPBD tersebut disambut hangat
oleh Camat Martapura Barat di lokasi posko.
Kunjungan
ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh personel Gabungan, kondisi
peralatan teknis, serta penguatan koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi
dan meminimalisir ancaman karhutla di wilayah Martapura Barat yang tergolong
rawan.
Kepala
Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar memberikan pengarahan serta apresiasi
setinggi-tingginya kepada seluruh tim yang bertugas di lapangan. Pihaknya
menegaskan pentingnya deteksi dini dan respons cepat (quick response) saat
ditemukan titik panas (hotspot) agar api tidak meluas.
Kecamatan
Martapura Barat merupakan salah satu wilayah prioritas dalam pencegahan dan
penanganan karhutla. Kehadiran kami di sini untuk memastikan posko berfungsi
secara optimal, sarana prasarana siap pakai, serta semangat para personel di
lapangan tetap terjaga
Camat
Martapura Barat H. Ahmad Rabani menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi
atas perhatian serta dukungan penuh dari BPBD Kabupaten Banjar. Menurutnya,
sinergi antara pemerintah kabupaten, pihak kecamatan, TNI, Polri, serta para
relawan posko menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian karhutla di
wilayahnya.
Kedatangan
Kepala Pelaksana BPBD beserta jajaran menjadi semangat bagi kami dan tim
relawan di posko. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli rutin,
pemantauan wilayah, serta sosialisasi pencegahan kepada masyarakat agar kawasan
Martapura Barat tetap aman dan kondusif
Selain
melakukan peninjauan dan dialog bersama personel posko, rombongan BPBD
Kabupaten Banjar juga mengecek secara langsung ketersediaan mesin pompa air,
selang pemadam, kendaraan operasional
Kunjungan
diakhiri dengan koordinasi taktis mengenai peta kerawanan wilayah serta
penyerahan arahan operasional guna memaksimalkan kerja tim di lapangan selama
musim kemarau.
