Tim OPSI SMP Darul Hijrah Puteri Audiensi ke Disperkim LH Banjar, Kembangkan Inovasi Ramah Lingkungan
MARTAPURA, InfoPublik – Dua santriwati berbakat dari SMP Darul Hijrah Puteri, Aqila Naeelahadi dan Ghina Putri Najwa, melakukan audiensi ke Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) Kabupaten Banjar, Senin (10/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari persiapan mengikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) bidang teknologi.
Didampingi guru pembimbing M. Bakarudin Talisapalas dan Saidatul Aslam, kedua santriwati memanfaatkan pertemuan tersebut untuk berkoordinasi terkait inovasi teknologi berbasis lingkungan yang sedang dikembangkan. Tim diterima jajaran Disperkim LH Kabupaten Banjar yang dipimpin Kepala Dinas Sutiyono, S.AP., M.M.
Aqila, santriwati kelas 9A, bersama Ghina dari kelas 9E, memaparkan gagasan teknologi tepat guna yang berkaitan dengan kawasan permukiman dan kelestarian lingkungan. Gagasan tersebut diharapkan tidak hanya memiliki nilai kompetitif dalam ajang OPSI, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Audiensi juga dimanfaatkan untuk menggali data lapangan, masukan teknis, serta arahan yang dapat memperkuat proses penelitian. Diskusi tersebut menjadi langkah penting agar inovasi yang dikembangkan memiliki landasan yang relevan dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan di Kabupaten Banjar.
Kepala Disperkim LH Kabupaten Banjar, Sutiyono, S.AP., M.M., menyambut positif semangat dan kreativitas kedua santriwati. Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi muda yang mulai mengembangkan gagasan teknologi dengan perhatian terhadap persoalan lingkungan.
Kepala Sekolah, Eni Zulaikah, M.Pd., mengungkapkan kebanggaannya atas keberanian Aqila dan Ghina dalam mengembangkan penelitian hingga berkoordinasi langsung dengan instansi pemerintah. "Kami sangat bangga dengan keaktifan Aqila dan Ghina yang berani melangkah hingga ke ranah instansi pemerintahan. Riset yang mereka lakukan tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi berorientasi pada penerapan nyata di masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap proses penelitian tersebut dapat memberikan hasil terbaik pada ajang OPSI sekaligus menjadi motivasi bagi santriwati lainnya untuk aktif melakukan penelitian dan menghasilkan inovasi. Kolaborasi antara satuan pendidikan dan perangkat daerah diharapkan turut membuka ruang bagi lahirnya gagasan teknologi yang kreatif, aplikatif, dan peduli terhadap lingkungan.
