Tingkatkan Kompetensi Digital Guru, Disdik Banjar Gelar Bimtek Pembinaan Penggunaan TIK untuk Pendidikan 2026
MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Penggunaan TIK untuk Pendidikan Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 10–12 Agustus 2026, bertempat di Guest House Sultan Sulaiman Kabupaten Banjar.
Sebanyak 373 peserta mengikuti kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan serta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan. Bimtek tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pendidik dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran yang adaptif dan inovatif.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan SD, Hj. Darmina Budiyanti, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, terutama dalam pola belajar peserta didik yang semakin dekat dengan perangkat dan sumber informasi digital.
“Kita semua menyadari bahwa dunia pendidikan terus berubah. Anak-anak kita hari ini adalah generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat. Guru harus berada di depan dalam memanfaatkan teknologi untuk kepentingan pembelajaran,” ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran guru, tetapi menjadi sarana pendukung agar pembelajaran semakin menarik, bermakna, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru diharapkan mampu mengembangkan berbagai metode pembelajaran, seperti video pembelajaran, simulasi, kuis interaktif, presentasi, hingga proyek digital.
“Teknologi bukan untuk menggantikan peran guru. Teknologi adalah alat, sedangkan guru tetap menjadi penggerak utama pembelajaran. Guru yang hebat bukanlah yang menggunakan teknologi paling banyak, tetapi guru yang mampu memilih dan menggunakan teknologi secara tepat,” tegas Darmina.
Ia juga mengingatkan agar kemajuan teknologi tetap diimbangi dengan sentuhan kemanusiaan dalam proses pendidikan. Peserta didik tetap membutuhkan perhatian, keteladanan, pendampingan, serta guru yang mampu memahami perasaan dan potensi mereka. Karena itu, penguasaan teknologi perlu berjalan seiring dengan ketulusan dan kepedulian seorang pendidik.
“Satu guru menghasilkan satu inovasi, satu kelas menghasilkan satu karya, dan satu sekolah semakin maju dengan pemanfaatan teknologi. Jika hal tersebut dapat kita lakukan bersama, saya yakin transformasi digital pendidikan bukan hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh peserta didik,” pungkasnya.
