Karhutla di Desa Pejambuan Meluas hingga 7 Hektare, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Martapura, InfoPublik – Tim gabungan berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Pejambuan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Sabtu (8/8/2026).

Kebakaran terjadi pada lahan dengan kondisi tanah kering dan vegetasi berupa semak belukar, pepohonan galam, bindrang serta area persawahan. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai ±7 hektare, sementara sekitar ±4 hektare berhasil ditangani dan dipadamkan oleh tim gabungan.

Penanganan berlangsung selama lebih dari empat jam, mulai pukul 15.06 hingga 19.16 WITA. Sejak menerima informasi, tim langsung melakukan asesmen, pemantauan lokasi, serta pemadaman secara terpadu untuk mencegah api meluas ke area lainnya.

Proses pemadaman menghadapi kendala berupa sulitnya memperoleh sumber air di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra untuk menjangkau dan menangani titik-titik api yang tersebar di area lahan.

Selain pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan pada area yang telah terbakar serta pemantauan pascapemadaman guna mengantisipasi munculnya kembali bara atau titik api.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla tersebut.

"Kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri, terutama karena sumber air cukup sulit diperoleh. Namun dengan kerja sama seluruh unsur, penanganan dapat dilakukan secara maksimal hingga api berhasil dikendalikan dan dipadamkan," ujar Wasis.

Penanganan melibatkan BPBD Kabupaten Banjar melalui Satgas Darat, PMI Kabupaten Banjar, Polsek Sungai Tabuk, BPK Pejambuan, BPK Sabilal Wustho, BPK Semangat Dalam, serta BPK Cartel.

Saat ini kondisi di lokasi padam dan aman terkendali. Tim tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.

BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya pada kondisi cuaca kering, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayah sekitar.


Komentar