Dinas Pendidikan dan Pengawas TK Kabupaten Banjar Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dapodik PAUD

MARTAPURA, InfoPublik – Pengawas Taman Kanak-kanak (TK) Kabupaten Banjar menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar di Sekretariat FPTKI Kabupaten Banjar, Indrasari, Martapura, Rabu (5/8/2026). Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan tata kelola Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta pengimbasan implementasi Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI).

Koordinator Pengawas TK Kabupaten Banjar, Syamsuwal Qomar, S.Pd, mengatakan bahwa pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan akurasi dan kelengkapan data Dapodik sebagai dasar penyusunan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi program pendidikan anak usia dini. "Tata kelola Dapodik di satuan PAUD bukan sekadar administrasi, melainkan cerminan dari profesionalisme kita dalam mengelola pendidikan. Data yang akurat dan terkini akan memudahkan kita dalam melakukan monitoring, evaluasi, serta penyusunan kebijakan yang tepat sasaran untuk meningkatkan mutu layanan PAUD di Kabupaten Banjar," ujar Syamsuwal Qomar.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) PAUD, Pendidikan Nonformal (PNF), dan Kesetaraan Disdik Banjar, Syrajudin, S.Pd., S.Kom. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga etika, profesionalisme, serta kelengkapan atribut Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari identitas dan keteladanan bagi pendidik di lingkungan PAUD.

"Kelengkapan atribut PNS bukan hanya soal seragam, tetapi merupakan identitas dan kebanggaan kita sebagai ASN. Di lingkup pembinaan pengawas, kita harus menjadi teladan dalam menampilkan etika dan profesionalisme, khususnya bagi guru-guru PAUD yang kita bina. Etika guru PAUD harus selalu terpancar dalam setiap aktivitas, baik di dalam maupun di luar kelas," tegas Syrajudin.

Agenda kegiatan turut diisi dengan pengimbasan materi teknis yang disampaikan oleh Santi Sutiono, S.Pd dan Hadiani Nur, S.Pd mengenai implementasi PAUD Holistik Integratif serta optimalisasi pengelolaan Dapodik di satuan PAUD. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pembahasan mengenai sinkronisasi data Dapodik, strategi pendampingan satuan pendidikan, hingga penerapan konsep PAUD HI yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik di masing-masing wilayah binaan.

Rapat koordinasi ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas Pengawas TK dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan, sekaligus meningkatkan sinergi antara pengawas, Dinas Pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan anak usia dini. Penguatan tata kelola data serta implementasi layanan PAUD Holistik Integratif diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu layanan PAUD di Kabupaten Banjar secara berkelanjutan.


Komentar