DKUMPP Banjar Lakukan Pembinaan dan Pendampingan UMKM Inklusif Cintapuri Darussalam
BANJAR, InfoPublik - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar melakukan kunjungan ke Kelompok Inklusif UMKM Kecamatan Cintapuri Darussalam dalam rangka Pembinaan dan Pendampingan pada Selasa, (4/8/2026). Kegiatan ini dihadiri sebanyak 25 orang pelaku usaha mikro yang menjadi anggota kelompok tersebut.
Kepala DKUMPP Banjar Akhmad Baihaqie di tempat terpisah menanggapi bahwa DKUMPP Banjar senantiasa memperhatikan keadaan para pengusaha mikro daerah agar maju, mandiri dan berdaya saing.
"DKUMPP Banjar melalui Bidang Usaha Mikro turun langsung ke lapangan dalam rangka pembinaan dan pendampingan UMKM yang tergabung dalam kelompok inklusif yang telah dibentuk di masing-masing kecamatan di Kabupaten Banjar, sehingga informasi-informasi penting terkait fasilitasi kewirausahaan akan tersampaikan dengan baik tepat sasaran yang pada akhirnya nanti dapat membentuk UMKM Banjar yang maju, mandiri dan berdaya saing," ungkap Baihaqie.
Pada kesempatan ini, DKUMPP Banjar menghadirkan narasumber dari Bank Kalsel yang diwakili oleh Zhain Nur Rahman.
"Kami pihak Bank Kalsel mendampingi DKUMPP Banjar sebagai narasumber di sini, untuk membantu memberikan informasi terkait permodalan bagi Bapa Ibu sekalian. Biasanya modal kan masalah utama dalam berwirausaha, jadi ada program Kredit Usaha Rakyat (KUR), bunganya rendah hanya 6% yang telah disubsidi pemerintah, untuk pembayaran juga disediakan jangka waktu sesuai kemampuan, privasi pun aman," jelas Zhain.
Kemudian narasumber selanjutnya dari BPJS Ketenagakerjaan oleh Milawati.
"Keberlangsungan usaha maupun keselamatan hidup dari masyarakat, khususnya UMKM sangat penting dalam rangka membangun kesejahteraan ekonomi. Oleh karenanya, keselamatan kerja sangat penting, meskipun kadang dianggap sepele bagi sebagian orang. Nah, di sini ulun menyampaikan agar sebaiknya pian sekalian ikut BPJS Ketenagakerjaan, karena dalam layananannya terdapat produk berupa jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan kematian. Jika pian menjadi nasabah, maka fasilitas tersebut dapat diakses guna menjaga kelangsungan hidup pian dan bagi ahli waris yang ditinggalkan jika pian meninggal," jelas Mila.
Dikatakan Rosita selaku Kasi Pengembangan Kemitraan dan Perlindungan Usaha Mikro sebelum menutup acara bahwa sekarang terdapat paltform SAPA UMKM.
"Melalui SAPA UMKM yang dapat diunduh melalui Playstore pada HP masing-masing, maka memudahkan pian memvalidasi data diri dan usaha. Selain itu, UMKM juga dapat mendaftarkan usahanya secara mandiri yang nanti datanya sangat berguna bagi pemerintah dalam menyusun program dan kebijakan. Bapa Ibu sekalian selaku UMKM juga dapat menikmati berbagai layanan mulai pra hingga paska produksi melalui fitur-fitur yang disediakan SAPA UMKM. Maka dari itu manfaatkanlah dengan baik," tutup Rosita.
