Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdik Banjar Perkuat Sinergi Pengawas dan KKKS melalui Ekspose dan Analisis Rapor Pendidikan
MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar menggelar kegiatan Koordinasi Perencanaan, Supervisi, dan Evaluasi melalui Ekspose dan Analisis Rapor Pendidikan dalam Penyusunan Program Sekolah Berdasarkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) di Aula KH. Kasyful Anwar, Martapura, Rabu (5/8/2026). Kegiatan diikuti 30 peserta yang terdiri atas 19 Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan 11 Pengawas Pembina Sekolah Dasar sebagai upaya memperkuat kualitas perencanaan program sekolah berbasis data.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Hj. Liana Penny, S.T., M.S., yang menegaskan bahwa Rapor Pendidikan memiliki peran strategis sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya, pemanfaatan data yang akurat menjadi kunci agar setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan satuan pendidikan.
"Rapor Pendidikan merupakan instrumen yang sangat strategis dalam sistem penjaminan mutu pendidikan. Rapor Pendidikan bukan sekadar kumpulan angka atau indikator, melainkan potret kualitas layanan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan maupun daerah. Perencanaan yang baik bukan lagi didasarkan pada asumsi, tetapi berdasarkan data yang akurat, objektif, dan terukur. Inilah esensi Perencanaan Berbasis Data, yaitu menyusun program yang benar-benar menjawab kebutuhan nyata di satuan pendidikan," ujar Liana Penny.
Ia juga menekankan pentingnya peran Pengawas Pembina dan kepala satuan pendidikan dalam mengimplementasikan hasil analisis Rapor Pendidikan ke dalam dokumen perencanaan sekolah, seperti Rencana Kerja Sekolah (RKS), RKAS, maupun program peningkatan mutu lainnya. Selain itu, seluruh peserta diingatkan untuk mendukung pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) Tahun 2026 dengan memastikan tingkat partisipasi mencapai 100 persen serta menjaga kualitas pengisian agar menghasilkan data yang valid sebagai dasar penyusunan kebijakan pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Bidang Pembinaan SD turut memaparkan gambaran kondisi mutu pendidikan di Kabupaten Banjar. Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan saat ini berada pada angka 69,2 dengan capaian Tuntas Muda, mengalami penurunan dibandingkan capaian sebelumnya sebesar 78 dengan kategori Tuntas Pratama. Berdasarkan Rapor Pendidikan jenjang SD, sebanyak 116 sekolah (31,01 persen) berada pada Level 1, 217 sekolah (58,02 persen) pada Level 2, 12 sekolah (3,21 persen) pada Level 3, dan 29 sekolah (7,75 persen) pada Level 4. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan pendampingan oleh Pengawas Pembina, kepala sekolah, dan KKKS agar terjadi peningkatan pada setiap indikator mutu pendidikan.
Selain memaparkan kondisi mutu pendidikan, forum tersebut juga menyampaikan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2026 jenjang Sekolah Dasar. Tingkat partisipasi peserta mencapai 99,84 persen. Kabupaten Banjar mencatat nilai rata-rata 64,23 untuk Bahasa Indonesia dan 43,94 untuk Matematika, keduanya berada di atas rerata nasional maupun Provinsi Kalimantan Selatan. Dengan capaian tersebut, Kabupaten Banjar menempati peringkat keempat kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan berdasarkan rerata gabungan kedua mata pelajaran sebesar 54,085, serta mencatat tujuh peserta didik yang berhasil meraih nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Hj. Liana Penny juga mengajak seluruh Pengawas Pembina dan Kepala Satuan Pendidikan untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun budaya refleksi berbasis data serta mengoptimalkan pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai instrumen utama perbaikan mutu pendidikan. "Saya mengajak seluruh Pengawas Pembina dan Kepala Satuan Pendidikan untuk terus memperkuat kolaborasi, membangun budaya refleksi berbasis data, serta menjadikan Rapor Pendidikan sebagai instrumen utama dalam melakukan perbaikan berkelanjutan. Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, saya optimis kualitas pendidikan di Kabupaten Banjar akan semakin meningkat dan mampu memberikan layanan pendidikan yang bermutu bagi seluruh peserta didik," tuturnya.
