Karhutla di Gambut Berhasil Dikendalikan Tim Gabungan
Gambut, InfoPublik – Tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni Daops Kalimantan V/Banjar, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, dan BPBD Kabupaten Banjar berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jl. Gubernur Syarkawi, Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, pada Jumat (31/7/2026).
Pemadaman dilakukan setelah Posko BPBD Provinsi Kalimantan Selatan menerima laporan adanya kebakaran lahan di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Regu 1 Manggala Agni Daops Kalimantan V/Banjar bersama unsur terkait segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman secara manual maupun mekanis.
Proses pemadaman berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 18.15 WITA. Kebakaran terjadi di lahan gambut dengan vegetasi berupa purun, pakis, sempiringan, galam, dan vegetasi rawa lainnya. Selama operasi berlangsung, tim berhasil memadamkan area seluas sekitar ±1 hektare, sehingga api tidak meluas ke kawasan lain.
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan berbagai peralatan pemadam, antara lain satu unit kendaraan patroli, dua unit sepeda motor operasional, dua unit pompa jinjing, satu unit pompa induk, serta peralatan manual seperti jet shooter, gepyok api, garu tajam, dan sekop. Sumber air untuk pemadaman memanfaatkan tandon air milik BPBD Kabupaten Banjar yang disiapkan di lokasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla tersebut.
"Penanganan kebakaran lahan membutuhkan kerja sama yang kuat antarinstansi. Berkat kolaborasi Manggala Agni, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, BPBD Kabupaten Banjar, serta dukungan berbagai pihak, api berhasil dipadamkan sehingga potensi penyebaran dapat dicegah," ujar Wasis Nugraha.
Setelah api berhasil dipadamkan, tim melanjutkan pembasahan dan pemantauan pada area bekas kebakaran untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. BPBD Kabupaten Banjar juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api guna mempercepat penanganan di lapangan.
