Tiga Wirausaha Muda Kabupaten Banjar Raih Prestasi di Tingkat Provinsi

MARTAPURA, InfoPublik – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Banjar. Tiga wirausaha muda berhasil meraih penghargaan pada ajang Wirausaha Muda Pemula (WMP) Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang digelar di Hotel Roditha, Banjarmasin, Kamis (30/7/2026).


Pada ajang tersebut, Hanifa dengan usaha Dimsum Lam berhasil meraih Juara Terbaik I. Sementara itu, Salim Vad'aq melalui usaha Jamu Moro Waras meraih Juara Terbaik II dan Nur Hikmah dengan usaha Dunia Sayur berhasil meraih Juara Terbaik III.


Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar, H. Irwan Jaya, melalui Kepala Bidang Kepemudaan, Muhari, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para wirausaha muda tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa pemuda Kabupaten Banjar memiliki kreativitas, inovasi, dan daya saing dalam mengembangkan usaha.


"Keberhasilan ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Banjar. Kami berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi pemuda lainnya untuk terus berinovasi, berwirausaha, serta menciptakan peluang kerja yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.


Muhari menegaskan, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Disbudporapar terus berkomitmen mendorong lahirnya wirausaha muda yang tangguh melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas kepemudaan.


Menurutnya, sektor kewirausahaan menjadi salah satu ruang strategis bagi pemuda untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Ia berharap prestasi yang diraih ketiga wirausaha muda tersebut mampu menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani berinovasi, serta menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing, baik di tingkat regional maupun nasional.


"Teruslah berkarya, menjadi pemuda yang mandiri, dan mampu menciptakan usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat," pesannya.


Sementara itu, Hanifa mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian yang diraihnya. Baginya, keberhasilan menjadi Juara Terbaik I merupakan hasil dari konsistensi, kerja keras, dan semangat untuk terus belajar dari pengalaman.


"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih Juara Terbaik I Wirausaha Muda Pemula Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Ini merupakan kali kedua saya mengikuti ajang ini. Tahun lalu saya belum berhasil, tetapi saya tidak menyerah. Alhamdulillah tahun ini diberikan kesempatan untuk meraih juara," ungkapnya.


Hanifa menjelaskan, usaha kuliner Dimsum Lam mulai dirintis pada Juli 2023. Dalam waktu sekitar dua tahun, usahanya berkembang pesat hingga memiliki dua kedai aktif dan mempekerjakan delapan orang karyawan.


Menurutnya, salah satu keunggulan Dimsum Lam terletak pada komitmen menjaga kualitas dan kesegaran produk. Berbeda dengan sebagian besar pelaku usaha yang menjual dimsum beku (frozen food), Dimsum Lam mengusung konsep freshly made, di mana dimsum dibuat dan dikukus langsung di kedai sebelum disajikan kepada pelanggan.


"Kami tidak menjual produk frozen. Dimsum dibuat langsung di kedai sehingga pelanggan mendapatkan produk yang benar-benar segar. Kami sangat menjaga kualitas dan terus berupaya melakukan pengembangan usaha melalui berbagai inovasi," jelasnya.


Selain menjaga kualitas produk, Hanifa juga mengoptimalkan pemasaran digital melalui media sosial dan berbagai platform layanan pesan antar, seperti ShopeeFood, GoFood, dan GrabFood. Strategi tersebut dinilai mampu meningkatkan jangkauan pasar sekaligus mendorong pertumbuhan penjualan.


Ke depan, Hanifa berencana melakukan pengembangan usaha melalui modernisasi sistem pengelolaan dengan penerapan kasir dan pencatatan keuangan digital, peningkatan kapasitas produksi melalui pembaruan peralatan, pembukaan peluang kemitraan, serta pengembangan varian dimsum berbahan baku lokal, khususnya ikan khas Kalimantan.


Ia berharap Dimsum Lam tidak hanya mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, tetapi juga menjadi salah satu produk kuliner unggulan Kalimantan Selatan yang mampu bersaing di tingkat nasional.

(SYD)


Komentar