Tingkatkan Keterampilan Warga Transmigrasi, Disnakertrans Banjar Gelar Pelatihan Tata Boga di Hakim Makmur

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banjar melaksanakan kegiatan peningkatan keterampilan warga transmigrasi melalui pelatihan jurusan tata boga di Desa Hakim Makmur, Kecamatan Sungai Pinang, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang bertempat di Kantor Desa Hakim Makmur tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan keterampilan dan kapasitas masyarakat, khususnya warga transmigrasi, agar memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha maupun sumber pendapatan keluarga.

Pelatihan memberikan pembekalan keterampilan di bidang tata boga, baik melalui penyampaian materi maupun praktik pengolahan makanan. Peserta diharapkan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha secara mandiri serta menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

Pambakal Desa Hakim Makmur, Gt. Syamsudin Noor, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan peningkatan keterampilan sangat bermanfaat bagi masyarakat karena dapat menambah pengetahuan sekaligus membuka peluang usaha baru.

“Kami sangat mengapresiasi adanya pelatihan ini. Semoga keterampilan yang diperoleh para peserta dapat terus dikembangkan dan menjadi bekal untuk membuka usaha serta meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Gt. Syamsudin Noor.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan potensi dan kebutuhan masyarakat Desa Hakim Makmur.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam setiap rangkaian pelatihan. Melalui kegiatan ini, Disnakertrans Kabupaten Banjar mendorong warga transmigrasi agar semakin produktif, mandiri, dan mampu memanfaatkan keterampilan yang dimiliki menjadi peluang ekonomi.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan pengembangan potensi ekonomi warga, khususnya di Desa Hakim Makmur, Kecamatan Sungai Pinang.



Komentar