Perkuat Peran TPK dan Pembakal, Dinsos P3AP2KB Sosialisasi Program GENTING di Sungai Tabuk

Sungai Tabuk, InfoPublik – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar melalui Bidang Keluarga Berencana (KB) menggelar Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) pada Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Sungai Tabuk ini ditujukan bagi para pembakal, aparat desa, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan desa, kader PKK, dan kader KB. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Bina Ketahanan dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEK) Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Sukini, beserta tim, didampingi Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Sungai Tabuk beserta jajaran.

Dalam pemaparannya selaku fasilitator, Sukini menekankan bahwa GENTING merupakan salah satu program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang mengusung semangat gotong royong dan kepedulian sosial demi mempercepat penurunan angka stunting.

"Stunting bukan hanya urusan pemerintah atau instansi terkait semata. Program GENTING ini adalah gerakan gotong royong. Kita membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, hingga aparatur desa untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting," ujar Sukini di hadapan para peserta.

Ia juga mengingatkan pentingnya optimalisasi peran TPK di lini lapangan agar terus aktif melakukan pendampingan kepada sasaran, mulai dari calon pengantin, ibu hamil, hingga balita.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif guna membedah berbagai kendala yang dihadapi para petugas di lapangan. Beberapa isu utama yang mengemuka dalam diskusi tersebut meliputi:

Kendala Pendataan & Akurasi Sasaran: Masih ditemukannya ketidaksesuaian data antara jumlah balita stunting dan keluarga berisiko stunting di level desa.

Solusi: Disepakati adanya sinkronisasi data secara berkala antara TPK, Bidan Desa, dan Pemerintah Desa setempat sebelum data diajukan ke tingkat kabupaten.

Keterbatasan Calon Orang Tua Asuh: Belum maksimalnya penjaringan calon donatur atau orang tua asuh di tingkat lokal.
Solusi: Para pembakal dan aparat desa berkomitmen untuk aktif mengimbau para dermawan lokal serta mengalokasikan dukungan desa yang relevan sesuai regulasi.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat apresiasi positif dari para peserta dan jajaran penyuluh di lapangan.
Koordinator PKB Kecamatan Sungai Tabuk menyambut baik penguatan kapasitas ini. "Kehadiran tim dari Kabupaten memberi semangat baru bagi kami di kecamatan. Lewat forum diskusi seperti ini, hambatan TPK di desa bisa langsung terurai sehingga koordinasi ke depan dipastikan lebih solid," ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, salah satu perwakilan TPK unsur Kader KB mengaku mendapatkan kejelasan langkah teknis usai mengikuti kegiatan.

"Selama ini kami kadang bingung melangkah saat menemui keluarga berisiko yang butuh bantuan cepat. Setelah ada paparan tentang mekanisme GENTING ini, kami jadi lebih tahu bagaimana memetakan sasaran dan mengusulkannya agar mendapatkan pendampingan orang tua asuh secara tepat sasaran," tuturnya.

Melalui sosialisasi dan komitmen bersama ini, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar berharap sinergi antara TPK, pemerintah desa, dan masyarakat di Kecamatan Sungai Tabuk semakin kuat demi mewujudkan generasi bebas stunting di Kabupaten Banjar.
Agusto/Adam/Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar


Komentar