Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Desa Sumber Harapan Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Desa Sumber Harapan menggelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba pada Selasa (28/7/2026) bertempat di Desa Sumber Harapan, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pambakal Desa Sumber Harapan Muhammad Arsyad, Kasi Pemberdayaan Masyarakat (PM) Kecamatan Sungai Pinang, pendamping kecamatan dan pendamping desa, para bidan desa, tokoh masyarakat, serta peserta dari berbagai unsur masyarakat Desa Sumber Harapan. Sosialisasi menghadirkan Muhammad Saulani dari UPT Puskesmas Sungai Pinang sebagai narasumber.

Dalam penyampaian materinya, Muhammad Saulani menjelaskan berbagai jenis narkoba beserta dampak buruknya terhadap kesehatan fisik, mental, dan kehidupan sosial. Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba serta memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja.

Pambakal Desa Sumber Harapan, Muhammad Arsyad, menyampaikan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Generasi muda merupakan aset berharga bagi masa depan desa. Oleh karena itu, kita memiliki tanggung jawab bersama untuk melindungi mereka dari bahaya narkoba melalui edukasi, pengawasan, serta pembinaan yang berkelanjutan. Dengan kepedulian semua pihak, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” ujar Muhammad Arsyad.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Sumber Harapan berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba semakin meningkat. Dengan sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, diharapkan dapat terwujud lingkungan yang sehat, aman, serta mampu melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.



Komentar