DKUMPP Banjar Lakukan Pembinaan dan Pendampingan UMKM Inklusif Aluh-Aluh

MARTAPURA, InfoPublik - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar melakukan kunjungan ke Kelompok Inklusif UMKM Kecamatan Aluh-Aluh dalam rangka Pembinaan dan Pendampingan pada Senin (27/7/2026). Kegiatan ini dihadiri sebanyak 25 orang pelaku usaha mikro yang menjadi anggota kelompok tersebut.

Kepala DKUMPP Banjar Akhmad Baihaqie di tempat terpisah menyoroti peran pemerintah dalam kemajuan UMKM.
"UMKM merupakan tulang punggung negara dalam memajukan ekonomi, sehingga selaku instansi pemerintah melalui Bidang Usaha Mikro DKUMPP Banjar, kami mengadakan kegiatan berupa pembinaan dan pendampingan dengan terjun langsung ke lapangan menemui kelompok UMKM yang tergabung dalam kelompok inklusif, sehingga informasi-informasi penting terkait fasilitasi kewirausahaan akan tersampaikan dengan baik tepat sasaran," ungkap Baihaqie.

Pada kesempatan ini, DKUMPP Banjar menghadirkan narasumber dari Bank Mandiri yang diwakili oleh Abdul Fattah.
"Berdasarkan hasil inventarisir, masalah utama UMKM biasanya menyangkut modal. Oleh karena itu, kami dari Bank Mandiri ingin menyampaikan pada Bapa Ibu sekalian, bahwa kami telah bekerja sama dengan pemerintah untuk memfasilitasi permodalan pian sekalian. Makanya ada program Kredit Usaha Rakyat (KUR), bunganya rendah hanya 6% karena telah disubsidi pemerintah, untuk pembayaran juga disediakan jangka waktu sesuai kemampuan, privasi pun aman," jelas Fattah.

Selanjutnya Kepala Bidang Usaha Mikro DKUMPP Banjar Rudy Mulyadi sekaligus menutup acara menambahkan bahwa pemerintah berperan aktif dalam memajukan ekonomi daerah, terutama melalui UMKM. Namun, terkadang UMKM kita lengah akan keselamatan kerjanya. 

"Keberlangsungan usaha maupun keselamatan hidup dari masyarakat, khususnya UMKM sangat penting dalam rangka membangun kesejahteraan ekonomi. Oleh karenanya, keselamatan kerja sangat penting, meskipun kadang dianggap sepele bagi sebagian orang. Nah, di sini ulun menyampaikan agar sebaiknya pian sekalian ikut BPJS Ketenagakerjaan, karena dalam layananannya terdapat produk berupa jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan kematian. Jika pian menjadi nasabah, maka fasilitas tersebut dapat diakses guna menjaga kelangsungan hidup pian dan bagi ahli waris yang ditinggalkan jika pian meninggal. Kemudian terkait KUR, agar UMKM kita yaitu pian-pian supaya memanfaatkannya dengan bijak tepat sasaran demi memajukan usaha," tutur Rudy.

Dikatakan Rudy pula sebelum menutup acara bahwa sekarang terdapat paltform SAPA UMKM.
"Melalui SAPA UMKM yang dapat diunduh melalui Playstore pada HP masing-masing, maka memudahkan pian  memvalidasi data diri dan usaha. Selain itu, UMKM juga dapat mendaftarkan usahanya secara mandiri yang nanti datanya sangat berguna bagi pemerintah dalam menyusun program dan kebijakan. Bapa Ibu sekalian selaku UMKM juga dapat menikmati berbagai layanan mulai pra hingga paska produksi melalui fitur-fitur yang disediakan SAPA UMKM. Maka dari itu manfaatkanlah dengan baik," tutup Rudy.


Komentar