Pemutakhiran DSSD, Langkah Strategis Wujudkan Perencanaan Berbasis Data

MARTAPURA, InfoPublik â€“ Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Pengisian, Pemilahan, dan Pemutakhiran Data Sektoral Statistik Daerah (DSSD) pada Selasa (28/7/2026) di Ruang Aula Batuah Bapperida Kabupaten Banjar.


Kegiatan yang dipimpin Kepala Sub Bagian Perencanaan Noor Asiah didampingi Fungsional Perencana Muhammad Rizky Rifani bersama staf Sub Bagian Perencanaan ini diikuti oleh perwakilan operator dari seluruh bidang sebagai upaya memastikan kualitas data sektoral yang menjadi dasar perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah.


Dalam arahannya, Noor Asiah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh Data Series Standar Statistik Daerah (DSSD) tersusun secara akurat, lengkap, konsisten, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.


Menurutnya, data yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam menghasilkan dokumen perencanaan yang tepat sasaran sekaligus mendukung implementasi Satu Data Indonesia. Oleh karena itu, proses pengisian, pemilahan, dan pemutakhiran data perlu dilakukan secara cermat melalui koordinasi seluruh bidang agar setiap indikator memiliki kejelasan target, capaian, serta penanggung jawabnya.



Pada rapat tersebut dilakukan pencermatan terhadap 141 indikator DSSD Output/Outcome Tahun 2026 yang tersebar pada tujuh bidang penanggung jawab. Hasil pembahasan menunjukkan masih terdapat dua indikator pada Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia yang belum memiliki target Tahun 2026 serta 39 indikator di berbagai bidang yang belum memiliki data capaian Tahun 2025 sehingga memerlukan tindak lanjut dari masing-masing penanggung jawab.


"Forum ini menjadi wadah untuk memastikan setiap indikator telah memiliki target, data capaian, dan sumber data yang valid sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan secara akurat," ujar Noor Asiah.


Dalam pembahasan masing-masing bidang, Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi (PPE) menyepakati penghimpunan data kerja sama daerah dari seluruh bidang untuk melengkapi data yang masih kosong serta menonaktifkan beberapa indikator yang sudah tidak relevan.


Sementara Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (IK) secara umum telah memiliki data yang lengkap hingga Tahun 2026, meskipun masih terdapat satu indikator yang perlu diverifikasi kembali sumber datanya. Pada Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, dua indikator yang belum memiliki target Tahun 2026 akan segera dikonfirmasi lebih lanjut, sedangkan indikator lainnya telah dinyatakan lengkap dan siap digunakan.



Pembahasan juga mencakup Bidang Inovasi, Penelitian dan Pengembangan, serta Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi. Beberapa indikator inovasi masih memerlukan penguatan pengumpulan data karena capaian yang tersedia masih minim. Selain itu, terdapat sejumlah indikator yang harus disinkronkan akibat perubahan data, diverifikasi kembali, maupun dinonaktifkan karena sudah tidak relevan dengan pelaksanaan kegiatan pada periode berjalan.


Seluruh bidang sepakat untuk segera menindaklanjuti hasil pembahasan agar data DSSD yang disusun benar-benar valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Berdasarkan hasil rapat, rekapitulasi 141 indikator DSSD Output/Outcome Tahun 2026 pada tujuh bidang di lingkungan Bapperida sebagian besar telah dinyatakan valid sebagai dasar penyusunan data sektoral. Indikator yang masih memerlukan konfirmasi maupun penyempurnaan akan segera ditindaklanjuti oleh masing-masing penanggung jawab dan dilaporkan secara berkala kepada koordinator walidata sebelum ditetapkan sebagai data final Tahun 2026.


Melalui kegiatan ini diharapkan kualitas data sektoral Bapperida Kabupaten Banjar semakin akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan sehingga mampu mendukung penyusunan perencanaan pembangunan yang efektif, akuntabel, dan berbasis data.(Ione/Brigade Bapperida)


Komentar