Sosialisasi Implementasi SP2D Online, Kecamatan Gambut Siap Dukung Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah
Bendahara Pengeluaran Kecamatan Gambut, Hairudin, menghadiri
Sosialisasi Implementasi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online yang
diselenggarakan Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD)
Kabupaten Banjar bekerja sama dengan Bank Kalsel di Aula Sulaiman BKPSDM
Kabupaten Banjar, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) Republik Indonesia Nomor B/3102/GAH.00/10-16/05/2026 tentang
percepatan penerapan SP2D Online. Pemerintah Kabupaten Banjar kemudian
menggelar sosialisasi sebagai upaya meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas
pengelolaan keuangan daerah sekaligus mendukung implementasi Sistem Informasi
Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) sebagaimana diamanatkan
Kementerian Dalam Negeri.
Sesuai undangan yang diterbitkan Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar,
peserta kegiatan terdiri atas Bendahara Pengeluaran, Pembantu Bendahara
Pengeluaran (Gaji), dan Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) dari seluruh
perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan di Kabupaten Banjar. Kecamatan
Gambut menjadi salah satu perangkat daerah yang hadir mengikuti kegiatan
tersebut.
Dari Kecamatan Gambut hadir lengkap Bendahara Pengeluaran Hairudin,
Pembantu Bendahara Pengeluaran Kecamatan Gambut yang diwakili Alfian Hidayat,
Bendahara Pengeluaran Pembantu Kelurahan Gambut Masliana, Bendahara Pengeluaran
Pembantu Kelurahan Gambut Barat Mawardi, serta Operator SIPD Kecamatan Gambut
Faisal Rahman.
Kepala BPKPAD Kabupaten Banjar, Nashrullah Shadiq, menyampaikan bahwa
implementasi SP2D Online merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata
kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital.
Transformasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pencairan dana
sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada perangkat daerah.
Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Martapura, Sufian, menegaskan komitmen Bank Kalsel untuk terus memberikan pendampingan kepada seluruh SKPD selama proses implementasi SP2D Online. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan membantu
perangkat daerah lebih fokus dalam memberikan pelayanan publik.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretariat
Daerah Kabupaten Banjar, Rakhmat Dani, membacakan sambutan Bupati Banjar. Dalam
sambutannya disampaikan apresiasi kepada BPKPAD Kabupaten Banjar dan Bank
Kalsel atas sinergi dalam menghadirkan inovasi pelayanan keuangan daerah.
Bupati menegaskan bahwa implementasi SP2D Online merupakan bentuk
komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam mendukung kebijakan nasional
digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Perubahan sistem ini membutuhkan
kesiapan sumber daya manusia, regulasi, dan perangkat pendukung, sehingga
diperlukan sosialisasi untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen bersama,
serta membangun semangat kolaborasi antarperangkat daerah.
Sebagai narasumber teknis, Bank Kalsel menghadirkan Staf Digital
Banking Noorinsya Cecilia yang memaparkan implementasi SP2D Online berbasis
SIPD-RI. Dalam materi tersebut dijelaskan bahwa integrasi antara SIPD-RI dengan
sistem Bank Kalsel memungkinkan proses pencairan SP2D dilakukan secara
elektronik untuk pembayaran gaji, tunjangan, Uang Persediaan (GU), maupun
Langsung (LS), sehingga transaksi menjadi lebih cepat, aman, dan terdokumentasi
dengan baik.
Selain menjelaskan alur transaksi, narasumber juga mengingatkan
beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh bendahara, antara lain memastikan
validasi rekening penerima, kesesuaian nama rekanan dengan data perbankan,
pengisian kode dan nama bank secara benar, penggunaan ID Billing pajak terbaru
agar tidak kedaluwarsa, serta pentingnya rekonsiliasi data untuk menghindari
kegagalan transaksi. Materi juga menekankan aspek keamanan transaksi digital
melalui penerapan autentikasi berlapis, audit transaksi, dan peningkatan
kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber di sektor perbankan.
Bendahara Pengeluaran Kecamatan Gambut, Hairudin, menyatakan bahwa
sosialisasi ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai perubahan
mekanisme pencairan dana melalui SP2D Online sehingga dapat diterapkan dengan
baik di lingkungan Kecamatan Gambut.
"Implementasi SP2D Online merupakan langkah maju dalam
modernisasi pengelolaan keuangan daerah. Melalui kegiatan ini kami memahami
berbagai penyesuaian yang harus dipersiapkan, mulai dari validasi data
rekening, pengelolaan ID Billing pajak, hingga keamanan transaksi digital.
Kecamatan Gambut siap menerapkan sistem ini secara optimal untuk mendukung
pengelolaan keuangan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan memberikan
pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Hairudin.
Secara terpisah, Camat Gambut Ramdani menyampaikan dukungannya terhadap implementasi SP2D Online sebagai bagian dari transformasi digital tata kelola pemerintahan. Ia berharap seluruh aparatur pengelola keuangan di Kecamatan Gambut dapat mengimplementasikan hasil sosialisasi secara konsisten sehingga proses penatausahaan keuangan daerah semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. (IP. Kab. Banjar/ Brigade Gambut/ Hairudin).
