Dobrak Keterbatasan Pelosok, SMPN 1 Telaga Bauntung Pacu Literasi Kritis Siswa Lewat Platform Ruang Murid
TELAGA BAUNTUNG, InfoPublik – SMP Negeri 1 Telaga Bauntung terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transformasi pembelajaran berbasis digital dengan melaksanakan program SERASI (Senin-Selasa Siap Literasi Kritis dan Numerasi), Senin (27/7/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh peserta didik kelas VII, VIII, dan IX tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan kemampuan literasi kritis dan numerasi melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Seluruh peserta didik berkumpul di lapangan sekolah untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan pendampingan para guru sebagai fasilitator. Pada pelaksanaan kali ini, peserta didik memanfaatkan Platform Ruang Murid sebagai sarana belajar digital yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan membaca, berpikir kritis, dan menganalisis berbagai informasi secara lebih mendalam.
Pemanfaatan platform digital tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif. Peserta didik mengakses sumber belajar berupa artikel ilmiah populer, kemudian melakukan analisis terhadap isi bacaan sebelum melanjutkan pada latihan soal yang menuntut kemampuan berpikir komparatif, analitis, dan pemecahan masalah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membentuk budaya belajar yang aktif sekaligus meningkatkan kemampuan literasi di era digital.
Program SERASI merupakan salah satu program unggulan sekolah yang dilaksanakan secara rutin sebagai strategi memperkuat adaptasi digitalisasi pembelajaran. Kepala SMP Negeri 1 Telaga Bauntung, Sugeng Riyanto, S.Pd., menegaskan bahwa kondisi geografis bukan menjadi hambatan untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan teknologi.
"Dengan pemanfaatan Platform Ruang Murid, kami ingin menjadikan SMPN 1 Telaga Bauntung sebagai sekolah yang adaptif terhadap pembelajaran digital meskipun berada di pelosok. Platform ini memungkinkan guru memfasilitasi sekaligus memantik cara berpikir kritis anak-anak. Hasilnya, proses belajar mengajar di sekolah kami bertransformasi menjadi lebih bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan bagi peserta didik," ujar Sugeng Riyanto.
Manfaat program tersebut juga dirasakan langsung oleh para peserta didik. Salah seorang siswi kelas VIII, Dawiyah. "Pembiasaan kegiatan SERASI ini benar-benar melatih dan meningkatkan kemampuan literasi kritis saya. Kami tidak bosan karena belajarnya lewat Platform Ruang Murid yang tampilannya seru. Menganalisis artikel ilmiah populer dan menjawab latihan soal di sana terasa sangat menyenangkan dan membuat kami terbiasa berpikir mendalam," ungkapnya.
Pelaksanaan program SERASI menjadi bukti bahwa sekolah di wilayah pelosok mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. SMP Negeri 1 Telaga Bauntung berharap pembiasaan ini terus memperkuat budaya literasi, meningkatkan kemampuan numerasi, serta membentuk peserta didik yang kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.
