SMPN 2 Martapura Hadirkan Program SaSaPa untuk Dukung Kesehatan dan Karakter Peserta Didik
MARTAPURA, InfoPublik – SMPN 2 Martapura terus membudayakan pola hidup sehat sekaligus memperkuat karakter peserta didik melalui program rutin SaSaPa (Sabtu Sarapan Pagi). Kegiatan yang dilaksanakan setiap akhir pekan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari peserta didik hingga tenaga pendidik, dalam suasana penuh kebersamaan. (25/7/2026)
Program SaSaPa dilaksanakan dengan konsep sederhana namun bermakna. Seluruh peserta didik menikmati sarapan bersama di teras depan kelas masing-masing dengan didampingi wali kelas. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat saat siswa saling berinteraksi sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
Setiap peserta didik membawa bekal makanan sehat yang telah disiapkan dari rumah. Beragam menu bergizi seperti nasi beserta lauk, roti, sayuran, buah-buahan, hingga makanan tradisional menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat sejak dini.
Kepala SMPN 2 Martapura, Guntariadi, M.Pd., mengatakan bahwa program SaSaPa tidak hanya bertujuan membiasakan peserta didik untuk sarapan sebelum belajar, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter melalui kebersamaan, kedisiplinan, dan komunikasi yang lebih dekat antara guru dengan siswa.
"Melalui program SaSaPa, kami ingin membangun budaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah. Sarapan yang bergizi menjadi bekal penting agar peserta didik lebih siap mengikuti pembelajaran, sementara kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu menumbuhkan karakter positif dan semangat belajar,"ujarnya.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan, kegiatan ini juga menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan menyenangkan. Interaksi santai antara wali kelas dan peserta didik menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi serta menumbuhkan rasa saling peduli di lingkungan sekolah.
Melalui program SaSaPa, SMPN 2 Martapura berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang sehat, ramah, dan berkarakter. Diharapkan, kebiasaan sarapan sehat yang ditanamkan di sekolah dapat terus diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pembentukan generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi.
