Kecamatan Mataraman Ikuti Rapat Teknis Pelaksanaan MTQ Kabupaten Banjar 2026

MATARAMAN-InfoPublik- Guna mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Rapat Teknis Pelaksanaan MTQ yang berlangsung di Kecamatan Martapura Timur, Kamis (23/7/2026) siang. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan kecamatan se-Kabupaten Banjar, termasuk Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Mataraman, Adi Mulyadi.

Rapat teknis ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh panitia dan koordinator kecamatan mengenai mekanisme pelaksanaan MTQ, mulai dari administrasi peserta, jadwal perlombaan, teknis penilaian, akomodasi kafilah, hingga pembagian tugas masing-masing bidang selama kegiatan berlangsung.

Dalam forum tersebut, berbagai aspek penyelenggaraan dibahas secara rinci agar pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten dapat berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.

Kasi Kesos Kecamatan Mataraman, Adi Mulyadi, mengatakan bahwa rapat teknis menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan setiap kecamatan, khususnya dalam mendampingi dan memfasilitasi kafilah yang akan mengikuti MTQ.

"Melalui rapat ini, kami memperoleh penjelasan secara menyeluruh mengenai teknis pelaksanaan MTQ. Informasi tersebut akan menjadi pedoman bagi Kecamatan Mataraman dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan kafilah sehingga dapat mengikuti setiap cabang lomba dengan baik dan sesuai aturan," ujarnya.

Ia menambahkan, Kecamatan Mataraman berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada para peserta agar mampu menampilkan kemampuan terbaik sekaligus mengharumkan nama kecamatan pada ajang MTQ Kabupaten Banjar Tahun 2026.

Rapat berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara panitia penyelenggara dan peserta rapat. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan seluruh tahapan pelaksanaan MTQ dapat berjalan sukses, tertib, serta menjadi ajang syiar Islam yang mempererat ukhuwah dan meningkatkan semangat masyarakat dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an.(IP/BRIGADE/MATARAMAN/DIDI).


Komentar