Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Gelar Workshop Sambal Banua bagi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi


Martapura, InfoPublik – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar menggelar Bimbingan Sosial dan Pelatihan Workshop Sambal Banua (Olah dan Kemas Cita Rasa Lokal Menuju Pasar Modern) bagi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE) di Aula Kantor Kecamatan Martapura, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya rehabilitasi sosial yang dilaksanakan Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE). Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan mengolah dan mengemas produk sambal agar memiliki nilai tambah, daya saing, serta mampu menembus pasar yang lebih luas.

Workshop Sambal Banua menjadi wujud dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Banjar terhadap pemberdayaan perempuan melalui pengembangan keterampilan kewirausahaan. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal untuk membangun usaha mandiri, mendorong lahirnya pelaku UMKM baru, serta meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian keluarga.

Peserta kegiatan terdiri atas Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE), Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Martapura, Kasi Kesos Kelurahan Jawa, serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Martapura.

Kepala Seksi Tuna Sosial dan Napza Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Rohana, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan semangat berwirausaha para peserta sehingga mereka memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, narasumber pertama, Hj. Sampurnawati selaku Owner Sambal Lalapan Banjar H. Udin, memberikan materi mengenai teknik pengolahan sambal yang berkualitas, mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi yang higienis, hingga menjaga cita rasa khas Banjar sebagai keunggulan produk.

Selanjutnya, narasumber kedua, Norhafizah Putri selaku Owner Myza Snack, menyampaikan materi mengenai teknik pengemasan produk yang menarik dan sesuai standar pasar modern. Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai strategi pemasaran, pentingnya membangun identitas merek (branding), serta cara meningkatkan nilai jual produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar berharap para peserta dapat mengembangkan keterampilan yang dimiliki menjadi peluang usaha produktif, sehingga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan UMKM di Kabupaten Banjar.

Novita/Adam/Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar


Komentar